Home Berita Musda PAN Tangsel Deadlock

Musda PAN Tangsel Deadlock

0

Empat orang anggota formatur untuk menetapkan Ketua DPD PAN Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemui jalan buntu (deadlock). Hal itu akibat empat pengurus yang tergabung dalam Tim Formatur tidak menemui kesepakatan dalam menentukan ketua tim formatur.

Tidak hanya itu, calon kandidat DPD pun saling beradu argumentasi untuk menempati posisi tersebut.

Hal itu terjadi saat Musyawarah Daerah II Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung di Hotel Pranaya, BSD.

Salah satu dari Tim Formatur yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PAN Kota Tangsel, Shaepul Radian mengatakan, dalam rapat kecil yang di gelar oleh Tim Formatur di sela-sela acara tersebut, masing-masing pengurus memberikan argumentasi kuat untuk menjadi Ketua Tim, sehingga sulit untuk mendapatkan titik temu.

Menurutnya, sesuai aturan yang baru, nantinya tim Formatur itulah yang menentukan siapakah berikutnya yang akan menahkodai Partai berlogo Matahari itu di Kota Tangsel.

“Dalam aturan baru, tim Formatur ini yang berhak menentukan siapa yang layak menjadi Ketua PAN Tangsel. Karena tak menemui titik temu maka kita undur sampai batas maksimal 14 hari kedepan,” kata Radian kepada awak media.

Hal senada juga dikata Ketua DPW PAN Provinsi Banten Masrori. Masrori menuturkan, jika dalam hitungan 14 hari ke depan belum juga ada kesepakatan dalam internal Tim Formatur itu, mekanisme selanjutnya adalah diserahkan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Banten.

Lebih lanjut, Masrori menambahkan, DPW Banten akan langsung menentukan siapa yang menjadi Ketua Tim Formatur yang secara otomatis menjabat Ketua DPD PAN Tangsel.
“Sesuai dengan Peraturan Partai Nomor 2 Tahun 2015, diberikan jeda untuk musyawarah jika terjadi deadlock seperti ini. Kami (DPW) berharap satu minggu ke depan Tim Formatur sudah bisa mufakat,” katanya.

Sementara anggota formatur DPD PAN Kota Tangsel Asrofi Setiawan membenarkan, terjadinya deadlock saat pemilihan Ketua formatur. Asrofi mengaku, ke empat anggota formatur tersebut berkeinginan menjadi ketua tim formatur sehingga tidak ada titik temu saat pemilihan.

“Betul terjadi deadlock. Ke empat anggota formatur berkeinginan menjadi ketua tim formatur,” katanya.

Ketika ditanya kesiapannya maju sebagai kandidat Ketua DPD PAN Kota Tangsel, Asrofi menyatakan kesiapannya ikut dalam pemilihan tersebut. “Saya siap jika para kader mempercayakan amanah untuk memimpin DPD PAN Kota Tangsel. Mohon doanya,” kata Asropi yang juga merupakan Anggota DPRD Tangsel.

Dalam musda itu ada empat kandidat yang bersaing untuk menjadi Ketua DPD PAN kota Tangsel. Mereka adalah Shaepul Radian, Asrofi Setiawan, Zulfahmi Harahab, dan Nuryadin. Keempatnya masuk sebagai Tim Formatur untuk menentukan Ketua PAN Tangsel. (Ded)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here