Home Berita Belajar dari Kesabaran Ruqoyah Penjual Bola Kodok

Belajar dari Kesabaran Ruqoyah Penjual Bola Kodok

0

Bersyukur dan bersabar menjadi bekal Ruqoyah (33), pedagang mainan anak di sejumlah TK dan SD, dalam menjalani hidup.

Mainan yang dijual Roqoyah merupakan mainan yang sering dibeli anak-anak, yaitu bola kodok.

Ia sudah tiga bulan berjualan bola kodok. Sebelumnya, Ruqoyah petani kecil di kampungnya, Brebes dan baru pindah ke Jakarta empat bulan lalu.

Tidak hanya bola kodok saja yang dijual, tapi dia juga menjual Apollo atau Roket, Balon Semprot, dan Bom- boman. Semua yang dijual oleh Ruqoyah berbahan dasarkan balon dan air.

Setiap harinya Ruqoyah sudah berangkat berjualan dari jam 06.30 WIB sampai jam 13.00 WIB yaitu jam-jamnya anak sekolah karena memang anak-anaklah yang menjadi target dagangannya ibu Ruqoyah. Selain itu, ibu Ruqoyah juga berjualan di tempat yang sedang hajatan.

Jarak yang ditempuh untuk berjualannya pun cukup jauh. Dari pagi ibu Ruqoyah sudah mulai berangkat dengan membawa anak perempuannya yang bernama Triana dari Pondok Kopi, Jakarta Selatan dan berhenti di SD Jurang Mangu Barat, Japos, Tangerang Selatan.

“Berangkat dari rumah jam setengah 7 tapi kalo anak saya sakit, saya daganya ditempat deket kaya sekolah yang di deket rumah paling jam 9 pas jamnya istirahat,” ujar Ibu Ruqoyah kepada tangerangonline.id dengan menggendong anaknya, Triana.

Hasil yang dia dapat setiap harinya paling banyak Rp 50.000 dan hanya cukup untuk kebutuhan anaknya saja. Sedangkan suaminya hanya seorang pedagang martabak keliling yang biasa mangkal di sekolahan atau di tempat TPA dan hasil dari penjual martabak menjadi simpanan mereka.

Pernah sesekali ibu Ruqoyah diusir oleh kepala sekolah, karena mainan yang dijual dianggap menganggu konsentrasi belajar anak-anak. Alhasil kalau di sekolah terdapat dagangan yang sama dengannnya, maka dia mengalah dari pedagang lain.

Meski penghasilannya pas- pasan, Ibu satu anak ini merasa tidak perlu mengeluh dan malah bersyukur lantaran didapat merupakan pemberian Allah SWT dari hasil jerih payahnya.

“Saya gak ngeluh, saya bersyukur aja sama apa yang saya dapat, toh itu juga pemberian dari Allah rezeki gak kemana-mana,” ucap ibu Ruqoyah. (Tan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here