Home Berita Ketua PHRI Tangsel: Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Perkotaan

Ketua PHRI Tangsel: Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Perkotaan

1

Dalam rangka mengembangkan Urban Farming, Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangerang Selatan Gusri Effendi memperkenalkan produknya terhadap Walikota Airin Rachmy Diany, Selasa (15/3/2016).

Produk urban farming yang diperkenalkan tersebut antara lain, tanaman padi perkotaan, salediri, kangkung, selada dan sayuran lain di pekarangan Resto Kampoeng Anggrek, Buaran, Setu.

Gusri Effendi menuturkan, kegiatan ini bermaksud memberikan jalan keluar atau salah satu cara menjaga ekosistem alam di Indonesia, khususnya daerah Tangsel yang sudah berkembang pesat menjadi kota. Oleh karenanya, penting memanfaatkan lahan pekarangan rumah guna menjaga ketahanan pangan.

“Kita dapat memanfatkan halaman rumah dan lahan kosong sebagai ketahanan pangan kita di masa mendatang,” ujarnya kepada tangerang online dengan semangat.

Seperti yang diketahui bersama, Banten ialah Provinsi yang memiliki tanah subur, sangat tepat jika dijadikan lahan pertanian. Meski kini Kota Tangsel sudah tidak banyak memiliki lahan untuk melakukan proses cocok tanam, jauh dari hal tersebut masyarakat Tangsel khususnya harus menciptakan ketahanan pangan sendiri.
“Minimal dimulai untuk ketahanan pangan diri kita sendiri,” terangnya.

Dia berharap, masyarakat Tangsel dapat memanfatkan lahan yang tersisa sebagai kontribusi nyata untuk ketahan pangan.
“Intinya saya hanya ingin membalikan mindsite berfikir masyarakat soal bertani tidak mesti di lahan yang luas, karena di mana kita memiliki kemauan pasti ada jalan keluarnya,” tandas Gusri.

Gusri Effendi merupakan pengusaha Resto Angrek dan Bupe (bukit pelayangan) Resto, dan juga ayah dari Faisal Alfan Suri seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta yang mewakili regional Jakarta dan Banten dalam lomba wirausaha mandiri tingkat nasional dengan peringkat 8 yang terpilih dari 6400 peserta. (Uar/Har)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here