Temy Nasution, pendiri Taekwondo di daerah Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, awalnya tidak serius untuk mengikuti Taekwondo. Setelah dijalani, tumbuh rasa suka dengan olahraga beladiri asal Negeri Korea itu.
“Jadi pada saat pertama kali saya mengikuti Taekwondo ya sekadar ikut saja,” terang Temy Nasution.
Selanjutnya, saat SMA yaitu tahun 80-an ia mulai mencintai Taekwondo ini dan hal tersebut tidak terlepas dari kepercayaan yang diberikan oleh pelatihnya. “Jadi saat SMA saya didatangi oleh seorang pelatih. Lalu saya diajak ke mana-mana dan saya ikut saja dan beliau bilang ke saya bahwa apapun yang saya lakukan jika itu benar dan jujur, maka akan menghasilkan prestasi, rezeki, atau lainnya,” tambah Temy.
Sejak saat itu, ia mencintai olah raga Taekwondo dan terus melatih di berbagai tempat. Bahkan saking cintanya, melatih Taekwondo menjadi refreshing bagi Temy.
“Akhirnya saya mencintai Taekwondo ini dan melatih adalah sebuah kesenangan tersendiri. Bahkan melatih adalah sebuah refreshing, bukan beban bagi saya,” jelas Temy. (Ana)