Home Berita Korban Gusuran Perumahan UIN Belum Terima Uang Kerahiman

Korban Gusuran Perumahan UIN Belum Terima Uang Kerahiman

2
Penghuni perumahan dosen UIN histeris saat pengosongan oleh petugas, Kamis (31/3).

Pembongkaran sejumlah rumah di komplek perumahan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (31/3/2016) membuat penghuninya pasrah. Namun warga mengaku perintah pengosongan tersebut diberitahukan pihak UIN sangat mendadak lantaran dilakukan sehari sebelumnya yakni Rabu (30/3), sehingga tidak ada persiapan.

Salah satu warga, Indah, tampak histeris ketika sejumlah petugas mengosongkan seluruh isi rumahnya. “Kami gak dikasih uang seperak pun, hanya dikasih kontrakan sebulan,” ujar Indah yang telah tinggal di Blok Puri Intan selama 35 tahun itu.

Tak hanya histeris, Indah sempat adu mulut dengan petugas pembongkaran. Selain itu warga lainnya, Yanti mengungkapkan kekecewanya terhadap pemerintah dikarenakan tidak diberikan rumah pengganti. (Baca Berita Terkait: UIN Kosongkan Perumahan Dosen)

Ketika ditemui tangerangonline.id, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof DR Dede Rosyada mengatakan, rumah-rumah tersebut tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan pembagian uang kerahiman menunggu instruksi pemerintah. “Kalau dulu iya pembagian dari UIN, tapi sudah tidak. Nah sekarang, tunggu pemberitahuan. Kan itu uang pemerintah, tidak bisa dikasih-kasih saja,” katanya singkat. (Ayu)

2 COMMENTS

  1. Bung, BUKAN PERUMAHAN UIN! Tapi TANAH ASLI WARGA YANG DIBELI PAKAI UANG SENDIRI, TIDAK GRATIS!
    Kalau ini tidak ada IMB, berarti seluruh warga di belakangan perumahan seharusnya NASIBNYA SAMA SEPERTI DI FOTO ITU. Bukan pilih-pilih.
    Orang pintar berfikir bijak sana, tapi orang BODOH bertindak ANARKIS.

    Allah tidak tidur,bung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here