Home Berita Nasi Bebek Cak Umar Bangkit dari Gulung Tikar

Nasi Bebek Cak Umar Bangkit dari Gulung Tikar

0

Nasi Bebek Madura Cak Umar terletak di Jalan Doktor Setia Budi, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Tepatnya, tak jauh dari perempatan Gaplek.

Di tengah padatnya lalu lintas di jalur penghubung Tangsel-Bogor itu, Warung Nasi Bebek Cak Umar cukup menyedot perhatian pengendara, sebab spanduk warung berwarna kuning yang terang itu memantik mata untuk melirik.

Cak Umar adalah alumnus salah satu perguruan tinggi di Tangsel yang telah menekuni dunia usaha sejak masa kuliah. Dirinya mengaku telah mengalami 3 kali gulung tikar sebelum akhirnya menjual nasi bebek di Pamulang Barat ini.

“Sebelumnya saya pernah buka di Cirendeu, Pondok Cabe, dan Ciputat. Tapi sayang semuanya belum sesuai harapan. Nasi Bebek di sini (Pamulang Barat) adalah usaha saya yang keempat kalinya,” beber Pria asala Sumenep ini.

Dalam sehari, Cak Umar bisa menjual sekitar 70 porsi nasi bebek. Baginya, angka tersebut sudah cukup stabil mengingat usahanya yang baru berjalan seumur jagung.

“Kira-kira ini baru 3 bulan saya buka. Saya optimis dengan melihat respon masyarakat Pamulang Barat dengan nasi bebek khas Madura ini. Makanya saya berencana mau buka cabang,” ungkapnya.

Di luar lapak, Cak Umar sering memperoleh pesanan ketering, bahkan pemesan banyak juga yang dari luar Pamulang. “Sampai Ciledug sana juga banyak,” katanya.

Mengenai rasa, Ayam Bebek Cak Umar terbilang berani. Sebab, dengan harga Rp 16. 000 ribu per porsi, Cak Umar berani memberi kualitas bumbu nasi bebek Madura yang top. “Semua bumbu diracik sendiri mulai dari mentah. Saya gak mau beli bumbu yang sudah digiling, sebab nanti akan berpengaruh terhadap rasa,” papar Cak Umar.

Bagi anda yang memiliki selera pedas, Nasi Bebek Cak Umar menyediakan sambel khusus untuk menambah rasa pedas pada bumbu nasi bebek.

“Awalnya, bumbu saya ini emang pedes. Tapi berhubung banyak saran dari konsumen supaya dipisah. Ya sudah, akhirnya saya pisah. Hal itu agar anak-anak di rumah yang gak doyan pedes bisa ikut nimbrung makan sama orangtuanya yang belinya dibungkus,” selorohnya.

Nasi bebek Cak Umar buka setiap hari mulai pukul 18.30 WIB sampai dengan 02.00 WIB dini hari. “Kita ngikutin stok aja. Kadang kalau sudah abis jam 10 malem, ya kita tutup. Tapi kalo lagi sepi, kita tunggu sampai habis. Kadang bisa sampai subuh juga,” tutupnya. (Muf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here