Home Berita Ini Kronologi Pesawat Lion Air Bersenggolan Versi Airnav Indonesia

Ini Kronologi Pesawat Lion Air Bersenggolan Versi Airnav Indonesia

0
SHARE
Pesawat Lion Air di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau Airnav Indonesia memberikan penjelasan kronologi terkait insiden dua pesawat Lion Air yang bersenggolan saat hendak menuju taxiway di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Minggu (1/5/2016) malam.

“Jadi itu ada dua pesawat Lion Air, yang satu Boeing yang satu lagi Airbus. Kedua pesawat tersebut sama-sama berada di parking stand lalu kedua pesawat ini selang 1 menit sesuai kronologis kami, mereka meminta ijin kepada Ground Controler untuk pushback lalu kemudian mereka minta untuk menuju taxiway,” kata Head of Corporate Communication and Institution Relation Airnav Indonesia, Yohanes Sirait kepada wartawan di kantornya, Tangerang, Senin (2/5/2016).

Ground Controler sambung Yohanes, karena posisi kedua pesawat tersebut sama-sama masih di parking stand, maka ground controler selalu mengkonfirmasi setiap pergerakan kepada pilot.

“Meskipun kita ada di tower (menara), tapi ketika posisinya masih di sana maka dibutuhkan koordinasi dua belah pihak antar pilot dengan controler untuk melihat apakah dia melihat sekiranya sudah clear,” bebernya.

“Ketika kita konfirmasi, kedua pilot menyatakan clear dan bisa untuk pushback maupun taxing, namun ketika keduanya sudah diposisi pushback, yang Airbus merasa bahwa dia ada masalah dan minta ijin untuk kembali ke gate karena dia merasa ada kendala teknis dia merasa wingtip (lekukan pada sayap pesawat) bersenggolan,” tambahnya.

Menurut Yohanes, controler langsung melakukan pengecekan atas laporan tersebut terhadap pesawat Boeing.

“Controler kita ngecek ke pesawat Boeing apakah senggolan dan yang Pilot pesawat Boeing menyatakan tidak ada,” ungkapnya.

Untuk memastikan hal tersebut pada saat kejadian, controler meminta kepada kedua pesawat agar kembali ke gate untuk dilakukan pemeriksaan.

“Controler meminta kepada kedua pesawat untuk kembali ke gate untuk memeriksa dan ternyata benar bahwa ada senggolan wing tip di kedua pesawat tapi itu (kecelakaan) hanya minor saja,”katanya.

Sedangkan penyebab insiden minor tersebut, Yohanes tidak dapat memberikan penjelasan karena bukan ranah dari Airnav Indonesia dan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari KNKT.

“Untuk penyebabnya, kita masih belum tahu karena bukan ranah kita (Airnav), tapi kita sudah berkoordinasi dengan maskapai (Lion Air) dan pengelola bandara (Angkasa Pura II) untuk melihat sementara data-data kronologi apa yang menyebabkan peristiwa itu terjadi,” imbuhnya.

Ketika ditanya siapa yang salah dalam insiden tersebut, Yohanes menjawab bukan ranah Airnav. “Soal kesalahan, terlalu dini kalau kita ambil dan menentukan siapa yang salah, itu bukan ranahnya kami, nanti kita serahkan ke KNKT, KNKT nanti yang menentukan rekomendasi apa terhadap peristiwa ini,” pungkasnya. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here