Home Berita Ada Gang Kisa’amah di Karawaci, Google Map pun Salah Sebut Nama 

Ada Gang Kisa’amah di Karawaci, Google Map pun Salah Sebut Nama 

0

Gang Kisa’amah yang berada di Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang mempunyai keunikan. Pasalnya nama yang dipakai pada jalan tersebut berasal dari nama seorang Veteran Kemerdekaan Republik Indonesia. Nama gang itu ditetapkan tahun 1981 dengan dipelopori oleh Ketua RT H Musa Saiman bersama kawannya H Soleh. Anehnya di Google Map tidak terdaftar nama gang Kisa’amah, tetapi nama jalan Ciliwung Indah 6.

Ahmad Yani Ketua RT 03/03 Gang Kisa’amah Kampung Baru menjelaskan, pemberian nama gang sebagai bentuk penghormatan kepada Veteran Kemerdekaan Republik Indonesia asal warga wilayah ini.

“Nama gang diambil dari salah satu Veteran Kemerdekaan Republik Indonesia. Veteran tersebut juga asli orang pribumi sini. Saya pun, salah satu cucu dari Kisa’amah, sebagai bentuk penghormatan,” ucap Yani.

Penetapan nama Kisa’amah dengan bermusyawarah yang dihadiri oleh RT dan Rukun Kampung (RK) bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama pada tahun 1981. Musyawarah dipelopori oleh H Musa bersama H Soleh.

“Nama gang ditetapkan pada Tahun 1981, yang pada saat itu dimusyawarahkan dengan dihadiri RT, RK, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama,” tutur Yani kepada TangerangOnline.ID.

Google Map tampak mencantumkan nama Jalan Ciliwung Indah 6 di lokasi yang oleh warga setempat menamakannya Gang Kisa’amah, Bojong Jaya, Karawaci, Kota Tangerang.

Sekretaris RW 03 Gang Kisa’amah Kampung Baru, Tabrani mengatakan, dahulu di tempat itu tidak ada nama jalan. Jalan yang tertera di Google Map, menurutnya, salah lantaran bernama jalan Ciliwung Indah 6.

“Jalan ini dulunya tidak ada nama. Pada Tahun 1980 Perumnas berkembang Pesat Haji Musa melopori untuk memberikan nama jalan, agar ditetapkan oleh Masyarakat di sini. Nama itu salah (jalan Ciliwung Indah 6 pada Google Map),” tutur pria akrab disapa TeBe ini.

Pemantapan nama pun bukan hanya nama Gang Kisa’amah, sebab berbarengan dengan nama jalan yang ada di sekitar Kampung Baru seperti Kiluweng dan Kimulud.

“Pada tahun itu orang tua saya bersama dengan Haji Musa dan Haji Soleh beserta yang lainnya memantapkan nama dengan memakai para Pejuang yang asli pribumi. Jadi Perusahan Google Map seharusnya turun kebawah untuk mengetahui nama jalan ini. Jangan salah penamaan gang sini,” tutupnya. (Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here