Home Berita Otoritas Bandara Soetta: Samsung Galaxy Note 7 Termasuk Barang Berbahaya

Otoritas Bandara Soetta: Samsung Galaxy Note 7 Termasuk Barang Berbahaya

0
SHARE

Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian mengeluarkan surat edaran terkait larangan penggunaan smartphone Samsung Galaxy Note 7 di dalam pesawat. Surat edaran bernomor SE nomor 18 tahun 2016 dikeluarkan pada tanggal 13 September 2016.

Terkait dengan hal tersebut, selaku regulator, Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah 1 Bandara Soekarno-Hatta berkoordinasi dengan penyelenggara Bandara Soekarno-Hatta dalam hal ini PT Angkasa Pura II.

“Langkah-langkah yang kita ambil adalah berkoordinasi dengan pengelola bandara supaya lebih memperketat pemeriksaan terkait Samsung Galaxy Note 7 tersebut,” kata juru bicara Kantor Otban Wilayah 1 Bandara Soetta Moch Syukur kepada tangerangonline.id, Rabu (14/9/2016).

Selain berkoordinasi dengan penyelenggara Bandara, pihaknya juga berkoordinasi dengan airline atau maskapai.

“Apabila ditemukan (Samsung Galaxy Note 7), langsung tidak diperbolehkan atau dilarang untuk dibawa ke dalam pesawat terbang,” tegas Syukur.

Apabila tetap ingin dibawa ke dalam pesawat, beberapa persyaratan harus dipenuhi oleh pemilik smartphone pabrikan asal Korea Selatan itu.

“Perangkat tersebut sudah kita kategorikan sebagai barang berbahaya (dangerous goods) dan untuk dangerous good sudah ada ketentuan serta tata cara untuk dibawa dalam penerbangan sudah diatur,” jelasnya

Selain memperketat pemeriksaan penumpang terkait Samsung Galaxy Note 7, pihaknya juga meminta kepada penyelenggara Bandara agar membuat sosialisasi dan pemberitahuan.

“Kita meminta kepada penyelenggara Bandara, untuk membuat sosialisasi atau pemberitahuan tertulis seperti spanduk dan banner di terminal bandara baik di area check In dan sebagainya terkait hal ini,” pungkasnya. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here