Home Berita APBD Kabupaten Tangerang TA 2017 Capai Rp 4,49 Triliun

APBD Kabupaten Tangerang TA 2017 Capai Rp 4,49 Triliun

0

Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menggelar rapat paripurna terkait Rancangan Anggaran Pembelanjaan Daerah (RAPBD) Tahun 2017.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah (Pemda) telah menyepakati bersama DPRD atas dokumen KUA dan PPAS tahun 2017 berdasarkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, sesuai dengan Perda tahun 2016 tentang OPD Kabupaten Tangerang.

Wakil Bupati Tangerang Hermansyah mengatakan, untuk postur RAPBD tahun Anggaran 2017 terdiri atas pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah. Pada tahun 2017, besaran Pendapatan Daerah (PD) mencapai Rp 4,21 triliun atau sekitar 0,13 persen dari target pada APBD tahun 2016 sebesar Rp 4,20 triliun.

Dari total pendapatan daerah tersebut, sambung Hermansyah, PAD mencapai Rp 1,61 triliun atau naik 1,44 persen dari target APBD tahun 2016 sebesar Rp 1,59 triliun.

Sementara itu, lanjut Hermansyah, dana perimbangan mencapai Rp 2,11 triliun atau naik 0,58 persen dari target dalam APBD tahun 2016 sebesar Rp 2,10 triliun. Sedangkan pada lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 483,43 miliar atau turun sebesar 6,18 persen dari target dalan APBD tahun 2016 sebesar Rp 513,32 miliar.

Dengan mengacu pada pokok-pokok kebijakan sebagaimana tertuang dalam KUA tahun 2017, Hermansyah menambahkan, besaran anggaran belanja daerah untuk tahun 2017 dialokasikan sebesar Rp. 4,49 triliun atau turun 6,25 persen dari pagu pada APBD tahun 2016 sebesar Rp 4,77 triliun.

Untuk belanja daerah tahun 2017 tersebut atas belanja tidak langsung sebesar Rp 1,88 triliun atau naik 0,1 persen dari pagu pada APBD tahun 2016 sebesar Rp 1,87 triliun, dan belanja langsung sebesar Rp 2,62 triliun atau turun 10,80 persen dari pagu pada APBD tahun 2016 sebesar Rp 2,90 triliun.

Dengan besaran pendapatan daerah dan belanja daerah tersebut, Hermansyah menjelaskan, RAPBD tahun 2017 mengalami defisit anggaran sebesar Rp 286 miliar atau 6,35 persen terhadap total belanja daerah, yang berarti turun dari defisit pada APBD tahun 2016 sebesar 11,99 persen.

“Defisit RAPBD tahun 2017 tersebut direncanakan akan dibayai dengan Silpa sebesar Rp 286 miliar,” ujarnya. (Yan)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here