Home Index Cerita Pertemuan dengan Sultan Banten RTB Wisanggeni Soerjaatmadja

Cerita Pertemuan dengan Sultan Banten RTB Wisanggeni Soerjaatmadja

0
SHARE

Oleh: Syarief ABD Hasan Al Bantani bin ABD Gaib Al-Bantani.

Ketika saya kecil diajak Eyang (RMP H ABOE Al- Bantani) untuk berziarah di makam Kesultanan Banten. Setelah selesai berziarah, saya dajak Eyang ke Surasowan. Dan ketika itu Eyang berlinangan air mata. Terus Eyang berpesan kepada saya. “Kelak kamu cari Keturunan Sultan dri Wetan. Karena kamu tidak berhak menjadi Sultan, maka dari itu kamu harus mengawal dan membantu keturunan Sultan tersebut. 

Keturunan Sultan itu ‘membawa api di dirinya’, datang ke banten untuk menghangatkan Surasowan.

Dalam bahasa sansekerta, ‘Wisanggeni’ dapat diartikan sebagai api, dan keturunan yang menghidupkan kembali Kesultanan Banten ini bernama RTB H. Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja.

Dan saya diamanatkan oleh Eyang untuk mengawal Sultan Bambang Wisanggeni, karena akan banyak yg mencoba untuk memadamkan api tersebut, tapi api tersebut semakin coba dipadamkan api semakin besar, karena api itu sudah waktunya utk menghangatkan Surasowan dan kembali mengangkat kejayaan Kesultanan Banten.

Dalam perjalanan Sultan Wisanggeni di Banten dimulai dari tahun 2010 tersebut saat berkeliling ke Ulama-ulama di Banten, seperti Abah Sukanta, Abah Fuad, Abuya Muhtadi, Abuya Munfasir, para ulama tersebut selalu mengatakan bahwa Raja/Sultan Banten sudah tiba di banten yaitu Sultan Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja.

Mendengar info kabar dri luar itu lah saya sudah yakin bhw inilah api yang diceritakan oleh Eyang, dan beliau adalah Sultan Wisanggeni.

Ditambah lagi dengan 9 tokoh kasepuhan yang menguatkan pengakuan terhadap Wisanggeni ikut menjadi penyuluh api semangat dalam membantu perjuangan RTB H. Bambang Wisanggeni Soerjaatmaja dalam membangun kembali Marwah Kesultanan Banten sbgi Entitas Budaya dalam wadah NKRI.

Semakin hari semakin banyak masyarakat banten untuk memberikan dukungan kepada Sultan Bambang Wisanggeni.

Jika para Kasepuhan sudah menyatakan yg benar, maka sudah barang tentu kami siap mendukung dan membela di barisan terdepan untuk Sultan Bambang dan Kesultanan Banten.

Saya mengajak kepada semua warga banten, baik yg berada di banten mau pun di luar banten. Baik asli keturunan banten mau pun org yg bukan keturunan banten tpi tinggal di banten dan memiliki jiwa kebantenan, mari kita guyub bersatu padu dalam wadah Kesultanan Banten sbgi Entitas Budaya dlm bingkai NKRI. Saatnya banten menjadi barometer untuk semua. Allahu Akbar! (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here