Home Berita PDAM TKR Mampet! Warga Kutabumi Krisis Air Bersih

PDAM TKR Mampet! Warga Kutabumi Krisis Air Bersih

0
SHARE

Warga Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, yang menjadi pelanggan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Kerta Rahardja (TKR), sudah dua hari ini tidak teraliri air bersih. Akibatnya, warga mengalami krisis air bersih dan aktivitas sehari-hari terganggu.

Warga pun terpaksa mengantre cukup panjang untuk mendapatkan seember air bersih dari keran salah satu warga yang memiliki sumur pompa air tanah (jet pump).

Pemandangan memprihatinkan tersebut seperti tampak di perumahan Pondok Makmur, Kelurahan Kutabaru, Pasarkemis, Minggu (16/7/2019).

Ketua RT 04 RW 08 Pondok Makmur, Saipul mengungkapkan warga mengalami krisis air bersih telah berlangsung sejak beberapa hari.

Achmad Syaiful Bakrie, Ketua RT 04/08 Kelurahan Kutabaru Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang

Pihak PDAM TKR tanpa pengumuman dan pemberitahuan terkait tidak mengalirnya air tersebut kepada pelanggan.
“Sudah beberapa hari, yang terparah hari ini. Ironisnya hal ini tanpa ada pengumuman lebih lanjut. Jelas masyarakat menjadi resah, air kan kebutuhan yang paling dasar,” ungkap Sapul.

Menurut Saipul, warga yang kesulitan air bersih adalah pelanggan setia PDAM TKR. Di lingkungannya memang sedikit sekali yang memiliki sumur pompa (jet pump) disamping memang tidak disarankan lantaran tidak ramah lingkungan, kebanyakan warga masih berharap PDAM TKR membenahi layanannya.

“Sumur pompa itu kan tidak ramah lingkungan, ini kalau banyak yang kecewa terhadap layanan PDAM TKR, lalu beramai-ramai masing-masing warga membuat sumur pompa, kan repot,” ujarnya.

Sementara itu salah satu warga yang sedang mengantre menunggu giliran embernya terisi nampak kesal terhadap pelayanan PDAM TKR.

“Payah mas, gak sepadan dengan kampanye layanan PDAM TKR di media massa, ini buktinya, Call Centernya saja tidak aktif,” ungkap Ahmad, bapak dua orang anak ini.

Dirinya menyayangkan tidak updatenya dan respon cepat dari Pelayanan PDAM TKR. “Seharusnya segera diantisipasi dengan distribusi air melalui unit mobil-mobil tangki air, nanti kalo pada kecewa lalu mengajukan Class Action bagaimana?,” ujarnya.

Anggota Dewan Pengawas PDAM TKR, Eka Wibayu mendapatkan laporan warga tidak mengalirnya air tersebut, menjelaskan, telah terjadi kebocoran pipa 300mm di Villa Tangerang Regency II, Kutabumi. Sedangkan area yang terdampak lantaran kebocoran pipa itu antara lain Perumahan Villa Tomang II, Villa Tomang Baru, Kotabumi dan sekitarnya.

“Kebocoran sedang kami tangani, penyelesaian belum bisa diprediksi. Kami mohon maaf atas ketidak nyaman ini. Terimakasih,” ujarnya. (cid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here