Home Bandara Polres Bandara Soetta Grebek Pabrik Pil PCC di Cipondoh Berawal dari Paket...

Polres Bandara Soetta Grebek Pabrik Pil PCC di Cipondoh Berawal dari Paket Kiriman

0

Jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil membongkar peredaran dan pabrik pil PCC (paracetamol, caffeine, carisoprodol). Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan 10 orang tersangka yang masing-masing berinisial TAR, ANR, AB, DK, IR, SY, SL, RM, AF dan MY.

Kapolres Bandara Soetta, Kombes Pol Victor Togi Tambunan mengatakan, pengungkapan ini berawal dari laporan adanya paket kiriman kargo yang mencurigakan di Bandara Soetta dengan tujuan Makassar, Sulawesi Selatan pada Kamis (12/7). Pihaknya langsung melakukan controlled deliveri ke alamat paket tersebut.

“Pada Sabtu (14/7), tim kami meringkus tersangka berinisal ANR di Makassar. ANR merupakan penerima paket kargo tersebut,” kata Kombes Pol Tambunan di Kavling DPR, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (6/8/2018).

Pada hari yang sama, tim lain juga menangkap tersangka lainnya dalam jaringan ini di bilangan Jakarta Selatan. Yakni, tersangka AB.

Keesokan harinya atau Minggu (15/7) polisi kembali menangkap 3 tersangka lainnya yang masing-masing berinisial DK, IR dan SY di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

Tak berhenti sampai disitu, Polisi terus melakukan pengembangan. Pada Senin (16/7) tim kembali mengamankan tersangka lain berinisial SL di rumahnya di bilangan Bekasi.

“Dari hasil introgasi terhadap SL, kami memperoleh informasi bahwa dirinya memperoleh pil PCC tersebut dari temannya yang bernama TAR,” ungkapnya.

Polisi pun bergerak cepat, pada hari yang sama, rumah TAR yang berlokasi di Kavling DPR, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang digrebek dan ditemukan pabrik beserta bahan baku pembuatan pil PCC.

“Tersangka TAR kami amankan dirumah ini bersama 2 orang lainnya (pekerja) berinisial RN dan AF,” beber Tambunan.

Keesokan harinya atau pada Selasa (17/7), polisi kembali mengamankan tersangka lainnya yang berinisial MY di Jakarta Barat. MY merupakan pemasok bahan baku pil PCC kepada TAR.

Dari pengungkapan kasus ini, Polresta Bandara Soetta mengamankan sejumlah barang bukti berupa, berupa pil PCC sebanyak 3, 175 juta butir atau seberat 1,223 ton. Selain itu, Polisi juga menyita 1 buah mixer, 1 buah open Foto, 1 buah mesin pencetak dan 1 buah drum berisi campuran obat-obatan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, seluruh tersangka kini mendekam di sel tahanan Mapolres Bandara Soetta.

“Mereka disangkakan dengan Pasal 114 ayat 2 subsider pasal 113 ayat 2 lebih subsider pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun,” tegas Tambunan. (Rmt)