Home Berita Truth Pertanyakan PTSL 2017 di Tangsel

Truth Pertanyakan PTSL 2017 di Tangsel

0

Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) mempertanyakan BPN Tangsel terkait Prona/PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap) Tahun 2017 yang ditengarainya banyak masalah.

Jupry Nugroho selaku Koordinator Divisi Advokasi & Investigasi TRUTH menjelaskan, hal itu berdasarkan informasi yang berhasil pihaknya himpun dari warga, bahwa ada beberapa persoalan serius terkait Prona/PTSL, di beberapa kelurahan di Kecamatan Setu.

“Sementara seluruh berkas warga dan tahapan proses telah diserahkan, hingga proses akhir adalah keluarnya Peta bidang tanah telah penandatangan Peta Bidang Tanah oleh warga pada Januari 2018, namun sampai saat ini tidak ada kejelasan sudah sampai mana
proses Prona/PTSL Tahun 2017 itu dan kapan selesai dan diterima warga,” ujar Jufry.

Menurutnya, ketidakjelasan sertifikat
Prona/PTSL Tahun 2017 ini menunjukan Kantor BPN Tangsel tidak serius menjalankan program  Nawa Cita Presiden Jokowi, sehingga berdampak tidak selesai pada tahun anggaran 2017, bahkan hingga saat ini Bulan Agustus 2018 yang memasuki tahun anggaran berbeda.

“Kami meminta Kementerian ATR dan Tata Ruang serta Kanwil BPN Banten untuk turun tangan memberi kepastian penyelesaian Prona/PTSL Tahun 2017,” katanya.

Penyelesaian itu, sambung Jupry, untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat luas serta warga kecamatan Setu khususnya, bahwa pelayanan di BPN sangat baik dan profesional, bukan sebaliknya.

Sementara, saat dikonfirmasi ke Wahyudi selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPN Tangsel menanggapi tudingan dari TRUTH tekait prihal tersebut tidak benar.

“Data dari mana ya, kalau yang salah nama nanti direvisi bisa, tapi untuk yang hilang sepertinya tidak ada, sumbernya perlu diklarifikasi lagi, itu kan nggak mungkin itu. Mungkin kalau kesalahan ada, namun bisa diperbaiki,” ujar Wahyudi saat ditemui di ruangannya di Kantor BPN Tangsel, Senin (6/8/2018).(Ban)