Home Berita 1600 Pejabat Kemendagri, BNPP dan Praja IPDN Pecahkan Rekor Catur Simultan MURI

1600 Pejabat Kemendagri, BNPP dan Praja IPDN Pecahkan Rekor Catur Simultan MURI

0

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menggelar Pencatatan dan Pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) Catur Simultan, Kamis 9 Agustus 2018.

Pencatatan dan pemecahan rekor catur simultan diikuti 1.600 peserta yang terdiri dari 1.500 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan 100 pejabat Kemendagri dan BNPP. Pemecahan rekor catur berlangsung di Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor IPDN Ermaya Suradinata, Plt Sekretaris BNPP Widodo Sigit Pudjianto, Wakil Rektor Reydonnyzar Moenoek, Grand Master sekaligus Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto, Master Internasional Novendra Priasmoro, dan Grand Master Wanita Irena Sukandar dan Medina Warda Aulia.

Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo dalam sambutannya mengungkapkan, pemecahan rekor MURI hari ini merupakan ide dan gagasan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Kegiatan ini bagian dari rangkaian HUT RI Ke-73 yang diselenggarakan di lingkungan Kemendagri, BNPP dan IPDN Jatinangor.

“Pemecahan rekor MURI ini diharapkan dapat menggelorakan semangat untuk meningkatkan prestasi atas olahraga catur di Indonesia” kata dia.

Disampaikan, olahraga catur merupakan olahraga yang mendunia. Olahraga ini bukan hanya permainan bidak catur semata, sebab dalam memainkannya membutuhkan daya pikir tinggi. Olahraga catur juga mempunyai nilai seni.

Pada tahun 2017 lalu, kata dia, Kemendagri dan BNPP juga memecahkan rekor MURI untuk kategori jalan sehat dengan seragam dan topi merah putih terbanyak. Dengan pemecahan rekor catur MURI 2018, Kemendagri dan BNPP tercatat sudah memecahkan dua rekor MURI dalam dua tahun terakhir.

catur merupakan olahraga yang mempunyai makna strategis. Olahraga yang mendunia ini sebagaimana disampaikan Utut Adianto, bisa menjadi peluang sekaligus tantangan bagi bangsa ini untuk melahirkan grand-grand master baru.

“Kita hendaknya belajar, permainan catur tidak hanya sekedar melakukan langkah bidak. Namun ini merupakan ilmu dan seni yang sangat tinggi. Dis atu sisi kita ada unsur seni, disisi lain permainan ini mengandung upaya pemikiran yang strategis,” jelasnya.

Para peserta catur, lanjut Hadi, bisa mengambil pelajaran bahwa untuk memenangkan pertandingan catur ada ilmunya. Dalam istilahnya ada ilmu manajemen strategi agar menang catur. Sebab untuk menjatuhkan lawan, untuk menjadi pemenang, ada berbagai cara yang satu sama lain tidak sama.

“Inilah yang dituntut praja IPDN, memupuk mental sportifitas, semangat dan menjadi pemikir. Meski ini hanya permainan catur, namun disitu kalau kita berikir taktis sistematis kita akan memmperoleh langkah terobosan, inovasi dan kreatifitas,” tutur Hadi.

“Kalau yang tidak punya inovasi dan kreatifitas, langkahnya mungkin sehari tidak selesai. Kita dituntut akan kecepatan, taktis dan mampu memberikan perlawanan yang baik. Syukur-syukur bisa memenangkan lomba. Ini tantangan ke depan,” sambungnya.

Sekjen Hadi tidak lupa menyampaikan terimakasih kepada segenap panitia pemecahan rekor catur MURI, tidak terkecuali Rektor IPDN Ermaya Suradinata yang tekahmengerahkan ribuan praja mengikuti pertandingan catur.

Ia berharap melalui pemecahan rekor catur MURI dapat meningkatkan kebersamaan dan spirit kerja dan energi yang menjadi tema HUT RI Ke-73. Dengan begitu, pada gilirannya dapat meningkatkan silaturahmi, tugas dan Dharma Bhakti seluruh praja dan pegawai dilingkungan Kemendagri dan BNPP.

Wakil Rektor IPDN Reydonnyzar Moenek selaku Ketua Panitia sebelumnya melaporkan, pemecahan Rekor Catur MURI dihadiri Grand Master Utut Adianto yang juga Ketua Umum PB Percasi, Master Internasional Novendra Priasmoro, Irene sukandar dan Medina Warda Aulia.

Pemecahan rekor MURI catur dibagi dalam dua kategori, Catur Massal dan Catur Simultan. Untuk kategori catur massal diikuti 1500 praja IPDN dan kategori catur simultan diikuti 160 pejabat eselon I, II, III dan IV Kemendagri dan BNPP.

Panitia juga menyediakan hadiah bagi peserta yang mampu memenangkan pertandingan sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaannya dalam pemecahan rekor catur oleh MURI. (rls/Kor)