Home Berita Warga Datangi Kantor Bupati Tangerang Minta Ubah Jam Operasional Truk

Warga Datangi Kantor Bupati Tangerang Minta Ubah Jam Operasional Truk

0

Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pagedangan Legok mendatangi Kantor Bupati Tangerang, Senin (4/2/2019).

Rombongan yang terdiri dari warga dan sopir meminta perubahan jam operasional truk tanah yang tertera dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nonor 47 Tahun 2018.

Koordinator Forum Masyarakat Pagedangan Legok, Supriadi mengatakan pihaknya menuju ke kantor Bupati karena merasa dirugikan dengan adanya Perbup Nomor 47 Tahun 2018 Terkait Pembatasan Jam Operasional Truk Tanah.

“Kalau kami ngga merasa dirugikan kenapa kami kesini? Istilahnya kami kesini karena ingin mengadu ke Bupati gitu kan,” ujarnya.

Hal tersebut ditanggapi oleh Bupati bahwa pihaknya nanti akan mengundang para pengusaha transforter dan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membicarakan hal tersebut.

“Jadi mencari solusi terkait adanya pro dan kontra pada Perbup No 47 ini. Intinya nanti Pemkab Bogor harus mengkuti jam operasional kita,” ucapnya.

Lanjut Zaki, bahwa BPTJ juga sudah sepakat bahwa sebenarnya truk-truk besar ini harus tidak digunakan lagi agar memakai truk-truk bertonase kecil saja.

Dari hasil audiensi Zaki mengatakan akan tetap menggunakan Perbup No 47 Tahun 2018 ini. Namun hanya saja jam operasionalnya yang menjadi masalah bagi para sopir-sopir truk tanah tersebut.

“Mereka minta jam operasionalnya diubah aja, pagi jam 6 sampe jam 10 misalkan ga boleh melintas kemudian jam 10 sampe jam 4 sore boleh melintas. Lalu jam 8 sampe jam 10 malam nggak boleh melintas, saya bilang di Kabupaten ini tidak hanya Pagedangan, Legok, dan Kelapa Dua aja tapi banyak Kecamatannya. Justru di wilayah Bitung Curug itu di pintu Tol macetnya dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam. Belum lagi Jalan Raya Serang terus Pasar Gembong belum lagi perbatasan Kampung Melayu Dadap. Karena kemacetan paling banyak terjadi di siang hari,” jelasnya. (ais)