Home Index Tidak Bayar Retribusi, Sampah di Puri Kartika Menggunung

Tidak Bayar Retribusi, Sampah di Puri Kartika Menggunung

0

Warga di Jalan Puri Kartika Baru, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug resah. Pasalnya, semenjak dua pekan lalu di jalan tersebut menumpuk sampah dan menyebabkan bau tak sedap.

Semenjak dua pekan lalu warga di jalan ini mengaku tak pernah melihat armada pengangkut sampah beroperasi. Kata warga, armada milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang kini hanya mengangkut sampah yang membayar retribusi sampah saja.

Ulud, salah satu warga yang kerap beraktivitas di lingkungan tersebut mengaku geram atas menumpuknya sampah di lingkungan itu.

“Sudah hampir dua minggu enggak di angkut. Mereka sekarang cuma ngangkut yang bayar retribusi aja,” ungkapnya saat dijumpai di lokasi, Senin (17/2/2020).

Kata dia, sampah yang menumpuk di lokasi merupakan sampah yang dibuang oleh masyarakat di lingkungan lain.

“Ini kebanyakan bukan sampah dari warga sini. Tapi warga seberang yang melintas dan buang disini,” ujarnya.

Menurut dia seharusnya atas menumpuknya kejadian ini Pemerintah Kota Tangerang melalui Kecamatan Ciledug memberi surat khusus. Surat itu nantinya berisi mandat tentang sanksi yang diberikan terhadap pembuang sampah sembarangan.

“Kami juga pemuda dan warga mau jaga yang buang sampah engga berani kalau tidak ada mandat. Kalau dikeluarkan mandat tentang adanya sangsi pasti kami jaga khususnya malam hari,” tukasnya.

Sementara itu salah seorang warga lainnya yang enggan disebut namanya mengaku terkait permasalahan sampah ini pihak Kecamatan Ciledug sudah melakukan rapat. Namun kata dia, sejak diadakan rapat tersebut tidak pernah ada tindakan.

“Camatnya engga bertindak, cuma rapat dan rapat saja,” ucapnya.

Padahal, kata dia, sebelumnya sampah tersebut diangkut selama sepekan sekali. Namun semenjak banjir melanda sampah sudah tidak diangkut lagi.

“Pas banjir dulu diangkat sekali. Abis itu engga diangkut lagi cuma ngangkut yang bayar aja, ini kami risih karena baunya sangat tidak enak,” tukasnya.

Pengamatan di lokasi, masyarakat yang melintas di jalan tersebut membuang sampah dengan menggunakan pelastik dan juga karung. Sementara itu di Perumahan Tajur pun sampah terlihat banyak menggantung di pepohonan halaman depan rumah. (Bal)