Home Berita Camat Gunung Kaler Tekan Prokes PPKM di Musrenbangdes Sidoko

Camat Gunung Kaler Tekan Prokes PPKM di Musrenbangdes Sidoko

0

Camat Gunung Kaler Saedaman menghadiri acara Musrenbangdes Desa Sidoko, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, Kamis (21/1/2021).

Dalam kesempatan itu Saedaman menekankan kepada yang hadir agar lebih memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Camat Gunung Kaler Saedaman mengatakan, bahwa Kabupaten Tangerang masih zona merah, untuk itu warga masyarakat agar mematuhi Protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan orang banyak.

“Untuk sementara tidak boleh ada kumpul- kumpul orang banyak yang akan menciptakan Kluster Baru, perayaan-perayaan untuk sementara ditunda, termasuk acara peringatan hari besar islam (PHBI) Isro Mi’raj ditunda,” imbuhnya.

Kemudian musrenbangdes ini adalah acara rutin setiap tahun yang dilaksanakan oleh desa, semuanya harus direncanakan agar pelaksanaannya dapat dilaksanakan, dimasukan dalam RKPDes agar sesuai RPJMDesa.

“Untuk kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, maka kegiatan tersebut akan dilaksanakan di tahun 2021 ini,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan jangan hanya fisik semata akan tetapi Pemberdayaan juga harus menjadi prioritas, Poli desa, begitu juga dengan program Stunting harap dimasukan.

“Kegiatan yang tidak bisa di caper oleh Desa, agar disampaikan kepada Kecamatan, nanti pihak Kecamatan yang akan memilah milih, mana yang kewenangan kecamatan, kabupaten atau¬† provinsi,” jelasnya.

Lebih lanjut Saedaman menjelaskan, untuk kewenangan Desa adalah jalan lingkungan, antar RT dan RW, sedangkan kewenangan Kecamatan adalah jalan penghubung antar desa, namun demikian saat ini kecamatan pun hanya berupa pemeliharaan sesuai aturan yang telah diterapkan.

“Semoga kedepan kita harapkan dengan tidak adanya Pandemi Covid-19 pembangunan dapat berjalan dengan baik, karena untuk tahun depan desa diamanatkan tetap menganggarkan dana sebesar Rp 300 ribu untuk bantuan Covid-19 untuk masyarakat selama satu tahun, diharapkan dengan alokasi dana yang ada pihak Pemerintahan Deesa dapat bekerja secara optimal,” pungkasnya.(Sam)