Home Berita Pantau Pelaksanaan Tes CPNS, Bupati Minta 70 Persen Putra Daerah Bisa Lolos

Pantau Pelaksanaan Tes CPNS, Bupati Minta 70 Persen Putra Daerah Bisa Lolos

0

Bupati Pandeglang, Irna Narulita bersama Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Endang Sumantri memantau pelaksanaan tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada hari pertama di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Karangtanjung, Rabu (15/09/21).

Selaku Kepala Daerah di Pandeglang, Bupati Irna berharap yang lolos tes seleksi CPNS 70% merupakan putra daerah. Namun, kata Irna, hal itu tergantung dari kesungguhan para peserta. “Kami memberikan motivasi, ini pertarungan sehat dari wilayah manapun bisa ikut serta, saya harap usahanya maksimal agar hasil memuaskan,” harap Bupati Irna

Diyakini Irna, dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) akan menghasilkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, handal, dan brahlakul karimah. “Anak ibu yang mendaftar disini harus semangat dan berjuang. Karena kemampuan anda yang menunjukan layak dan pantas menjadi pemenang,” katanya.

Bupati juga memberikan motivasi bagi para peserta tes yang tidak lulus atau nilainya dibawah passing grade. “Jangan baper (bawa perasaan), ini kompetisi adil dan merata, bisa coba lagi ditahun mendatang,” pungkasnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Ali Fahmi Sumanta mengatakan formasi untuk tahun ini CPNS sebanyak 504 dan PPPK non guru sebanyak 72. “Yang melamar kurang lebih sebanyak 9.000, dan yang lolos seleksi administrasi dan ikut tes hari ini sebanyak 6.508,” terang Fahmi

Dari jumlah 6.508, lanjut Fahmi, yang mengikuti tes hari ini tidak semuanya dilakukan di Pandeglang. “Mereka yang dari luar Daerah Pandeglang walaupun mendaftar disini, tidak harus ikut tes di wilayah Pandeglang karena UPT BKN masing masing kota bisa memfasilitasinya,” ujarnya seraya menambahkan, bahwa melaksanakan tes di Pandeglang sebanyak 5.308, dan sisanya kurang lebih 1.200 melaksanakan tes diwilayah masing masing seperti Bandung, Jakarta, Jawa, dan Medan,” pungkasnya.

Dijelaskan Fahmi, pelaksanaan tes setiap hari dibagi kedalam tiga seksi, dan setiap seksi diikuti kurang lebih 150 orang. “Sekarang hari pertama, nanti akan selesai pada tanggal 28 September,”terangnya.