Pedagang Tanah Tinggi Masih Bertahan Tolak Kebijakan Baru

By
Redaksi
2 Min Read

Pedagang Pasar Tanah Tinggi masih melakukan aksi mogok dagang hingga Rabu (15/11/2017). Rencananya, hari ini merupakan hari terakhir aksi mogok dagang yang sudah berlangsung sejak Senin (13/11/2017).

Luster P. Siregar, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi mengatakan tuntutan yang digaungkan para pedagang masih sama seperti hari pertama yakni menolak kebijakan baru dari pengelola Pasar Induk Tanah Tinggi, PT Selaras Griya Adigunatama.

“Sebenarnya tidak ada perubahan tuntutan kita, Kita hanya mencoba memberikan kekompakan kepada pedagang sekaligus berharap memiliki efek agar instansi terkait itu bisa turun tangan melihat keadaan ini,” ujarnya.

Luster menegaskan, aksi mogok dagang yang sudah dilakukan pedagang secara langsung tidak langsung telah berpengaruh pada pasokan buah dan sayur di Kota Tangerang.

“Karena apa pun namanya, selama tiga hari ini, pasokan buah dan sayuran sudah meresahkan tangerang dan sekitarnya. Artinya masyarakat luas juga sudah sulit mencari bahan pokok itu,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, sudah mengirim surat kepada Pemerintah Kota Tangerang. Hal tersebut untuk meminta Pemkot dapat menjadi mediator untuk kedua belah pihak.

“Kita akan menemui Walikota, Kita akan sampaikan supaya pihak Wali Kota agar bisa menengahi permasalahan ini, paling tidak tuntutan para pedagang ini bisa dikabulkan oleh pihak pengelola,” ujarnya.

Hingga saat ini, puluhan pedagang berkumpul didepan kantor Wali Kota Tangerang untuk meminta Pemkot Tangerang ikut menengahi perihal keluhan pedagang atas kebijakan pengelola yang dinilai mencekik. (Nji)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *