Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial AH (14) menjadi korban penjambretan di Jalan Bratasena Reni Jaya, Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang selatan (Tangsel).
Menurut informasi yang dihimpun, penjambretan terjadi pada Rabu (11/7/ 2018) sekira pukul 14.50 WIB, ketika itu AH tengah menunggu teman sambil memainkan handphonenya (HP) di pinggir jalan, suasananya pun cukup ramai dengan masyarakat yang berlalu-lalang. Tiba-tiba, muncul dua pelaku mengendarai seunit sepeda motor berhenti tepat di depan AH.
“Salah satu pelaku langsung merebut HP korban,” terang AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel, Kamis (12/7/2018).
Sekuat tenaga korban berupaya memertahankan hp miliknya. Kondisi demikian pun membuat pelaku makin kalap, hingga menarik dengan keras tangan korban dan membuatnya terjatuh. Karena tak berdaya lagi, siswi malang itu lantas berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
“Kejadiannya cepat, jadi sempat terjadi tarik-menarik hingga mengakibatkan jari tangan korban terluka,” jelas Alex.
Melihat penjambretan itu, warga lantas mengejar para pelaku yang tancap gas dengan sepeda motor. Beruntung tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), ada sejumlah personil Unit Reskrim Polsek Pamulang sedang menggelar operasi cipta kondisi. Petugas lalu memburu kedua begundal tersebut.
“Setelah dilakukan pengejaran, salah satu pelaku berhasil ditangkap. Sedangkan satu pelaku lain berhasil kabur,” imbuhnya.
Pelaku yang tertangkap diketahui bernama Hadi Ismanto (22), dia bertugas mengeksekusi korban yang menjadi target sasaran. Sementara satu pelaku lainnya yang masih buron bernama Abdul Manad, tugasnya adalah sebagai joki motor saat aksi penjambretan dilakukan.
Atas peristiwa itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, seunit hp korban serta sepeda motor yang digunakan dalam beraksi. Kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 355 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.(Ban)

