Salah satu pegawai Kecamatan Sepatan dinyatakan reaktif Covid-19. Saat ini masih menunggu hasil test swab dan pelayanan tetap berjalan normal. Rencananya besok Kantor Kecamatan Sepatan akan disterilisasi.
Terdeteksinya salah satu pegawai yang reaktif Covid-19 ini muncul, setelah ada 16 orang pegawai di Kecamatan Sepatan Timur yang positif. Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 karena para pegawai pernah berinteraksi, maka dilakukan tes swab kepada 56 orang pengawai di Kecamatan Sepatan.
“Karena ada kejadian di Kecamatan Sepatan Timur, maka kami mengambil inisiatif untuk melakukan rapid test. Dari 56 orang, satu diantaranya reaktif,” ujar Dadang Sudrajat, Camat Sepatan, Rabu (18/11/2020).
Untuk menghindari penyebaran, maka salah satu staf ini langsung di swab mandiri di salah satu rumah sakit di Kota Tangerang. Hingga kini masih menunggu hasilnya apakah yang bersangkutan negatif atau positif Covid-19. Yang bersangkutan kini melakukan karantia di rumah.
“Ya kalau nanti hasilnya positif tentu akan langsung kami bawa ke RSUD Kabupaten Tangerang atau hotel Yasmin agar segera ditangani,” tuturnya.
Dadang menambahkan, untuk menghindari penyebaran Covid-19, pihak muspika Sepatan langsung mengambil langkah-langkah cepat. Pihak Kecamatan Sepatan bersama Koramil dan Polsek setempat langsung melakukan rapid test masal untuk mendeteksi orang-orang yang terjangkit virus corona ini.
“Untuk staf yang belum melaksanakan swab rencana besok kamis19 Nopember 2020 akan dilakukan kembali,” ungkapnya.
Adapun langkah yang akan kami lakukan yakni sterilisasi kantor dengan penyemprotan oleh PMI di fasilitasi Kepala Puskesmas Sepatan pada hari kamis 19 Nopember 2020.
“Untuk menjaga hal yang berkembang kami berencana menutup kantor dari kamis 19 Nopember 2020 sampai dengan hari minggu 22 Nopember 2020 ini,” jelasnya. (Sam)

