Rapim TNI AU TA 2026, Kasau Tegaskan Lima Prioritas TNI AU dan Karakter Perang Modern

By
2 Min Read

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M Tonny Harjono, memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU Tahun Anggaran 2026 yang digelar di GSG Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026).

Rapim TNI AU tahun ini mengusung tema “Transformasi TNI AU Melalui Modernisasi Alpalhankam dalam rangka Menyongsong Era Perang Modern Guna Mewujudkan TNI AU yang AMPUH”.

Kasau menegaskan lima prioritas TNI Angkatan Udara sebagai arah transformasi organisasi dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis dan karakter perang modern yang makin kompleks.

Kelima prioritas tersebut, kata Kasau, meliputi modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), validasi organisasi, pengembangan peranti lunak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan nasional.

“Rapim ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh jajaran TNI AU dalam menjawab tantangan ke depan,” terang Kasau.

Kasau mengajak seluruh pimpinan untuk berpikir out of the box, berani mengambil inisiatif, serta bergerak cepat dan adaptif demi mewujudkan kejayaan TNI Angkatan Udara. Kasau juga berharap Rapim ini menghasilkan kesamaan pola pikir dan pola tindak.

“Sehingga setiap program dan kebijakan yang dilaksanakan mampu menjawab dinamika tantangan ke depan secara efektif,” ujarnya.

Rapim TNI AU TA 2026 menghadirkan narasumber Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho S yang memaparkan materi tentang pembangunan teknologi siber dalam mendukung sistem pertahanan negara.

Selain itu, turut disampaikan materi penguatan postur pertahanan negara dalam menghadapi perang modern oleh Kabaloghan Kementerian Pertahanan RI Marsdya TNI Yusuf Jauhari.

“Melalui Rapim ini, diharapkan terbangun persepsi yang sama, keselarasan, serta kesatuan langkah seluruh jajaran TNI AU dalam memperkuat kekuatan udara nasional sebagai kontribusi nyata bagi kepentingan bangsa dan negara,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana. (rls/MRZ)

Share This Article