Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP PERTINA) Kevin Valentino Rouw, melantik Ketua Pengurus Provinsi DKI Jakarta Brigjen TNI Berty Sumakud periode 2025-2029.
Sekjen PP PERTINA menyampaikan salam dari Ketum PP Pertina Hillary Brigitta Lasut, dan memberikan ucapan selamat kepada Ketua Pengprov DKI Jakarta yang baru dilantik Brigjen TNI Berty Sumakud dan diharapkan dibawah kepemimpinannya dapat menghasilkan atlet tinju berkualitas dan meraih prestasi membanggakan.
“Saya mengajak saudara-saudara untuk membangkitkan atlet tinju daerah agar berprestasi. Saya berharap agar lebih meningkatkan prestasi atlet dan membendung halangan yang menghambat perkembangan Pertina Pusat,” tandas Sekjen PP Pertina, Kevin Valentino Rouw usai pelantikan pengurus Pengprov Pertina DKI Jakarta periode 2025-2029 di Rarampa Restoran, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/26).
Ia menandaskan, dengan mengikuti kejuaraan nasional maka akan muncul petinju-petinju berprestasi dalam ajang Sea Games maupin ajang Olimpiade.
“Ketua Pengprov DKI Jakarta akan mewarisi beban yang cukup berat di DKI Jakarta, mengingat DKI belum bisa mengirimkan atlet DKI untuk mengikuti Pelatnas di Jawa Barat,” ujarnya.
Era 1970an PERTINA sangat disegani karena itu, Sekjen PP PERTINA minta agar dibangkitkan kembali dan kibarkan bendera merah putih di dunia internasional
“Empat prinsip utama yang harus dipegang PERTINA yakni Bersahabat, Sportif, Disiplin dan Rela Berkorban,” tandasnya.
“Selamat bertugas, selamat berjuang, semoga Tuhan memberikan keberkahan dengan meraih prestasi,” ucapnya.
Ketua Umum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid, menyampaikan DKI Jakarta dalam dua tahun kedepan akan mengikuti ajang PON di Nusa Tenggara Timur (NTT). Karena itu DKI Jakarta harus bisa merebut juara umum dikandang lawan.
“Amanat Gubernur DKI Jakarta kita harus juara umum dalam tinju. Ini tantangan untuk pengurus DKI Jakarta agar dapat memberikan yang terbaik,” ucap Ketua Umum KONI DKI Jakarta.
Ia mengatakan, NTT banyak memiliki atlet yang berpresatsi. Karena itu, bertanding di kandang macan harus memiliki kemampuan exstra tinggi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan, pelantikan ini bukan seremonial, melainkan menanggung amanah besar dalam memajukan dunia tinju nasional.
“Kalau anda ingin bertahan dan maju anda harus tulus menakhodai organisasu dengan menerima kekuangan dan kelebihan,” tegasnya
“Saya sudah banyak berdiskusi dengan Ketua Pengprov DKI Jakarta. Kami berkomitmen memajukan olahraga. Ada hadiah Rp 800 juta bagi merebut juara umum,” bebernya.
Ia menyampaikan, bila ada perbedaan itu adalah hal yang biasa, namun tidak boleh mengorbankan atlet-atlet berprestasi.
“Kalau anda ingin sukses buang urusan pribadi, bila ingin berjaya lagi di Sea Games. Hilangkan semua egoisme, insyallah kita berjaya. Kita harus berpegangan erat dalam meraih prestasi dengan persatuan,” katanya.
Dispora DKI Jakarta memiliki komitmen yang tinggi dalam mensejahterakan para atlet agar meraih berprestasi dan memiliki anggaran yang cukup memadai.
*Pertina DKI Jakarta Kerja Keras Tingkatkan Prestasi Tinju*
Ketua Pengurus Provinsi DKI Jakarta, Brigjen TNI Berty Sumakud, menyampaikan, PERTINA DKI Jakarta ingin menjadikan organisasi tinju amatir yang unggul dan berprestasi di tingkat nasional dan internasional.
Misi PERTINA DKI Jakarta adalah meningkatkan kualitas atlet tinju amatir, mengembangkan infrastruktur tinju, dan meningkatkan kerja sama dengan KONI, pemerintah, dan pihak lain.
“Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, kami akan fokus pada pengembangan atlet, peningkatan kualitas pelatih, dan peningkatan infrastruktur tinju,” ucap Ketua Pengprov Pertina DKI Jakarta Brigjen TNI Berty Sumakud, saat ditemui usai pelantikan di Rarampa Restoran, Jakarta Selatan, Sabtu malam (7/3/26)
“Kita juga akan meningkatkan kerja sama dengan KONI, pemerintah, dan pihak lain untuk mendapatkan dukungan dan sumber daya yang diperlukan,” tambahnya.
Ia mengatakan, untuk mengembangkan tinju amatir di DKI Jakarta pihaknya akan melakukan beberapa hal, seperti meningkatkan program pelatihan dan kompetisi untuk atlet tinju amatir, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit tinju, meningkatkan infrastruktur tinju, seperti gelanggang tinju dan peralatan latihan dan meningkatkan promosi dan sosialisasi tinju amatir kepada masyarakat
Strategi yang akan diiakukan adalah pertama meningkatkan kerja sama dengan KONI, pemerintah, dan pihak lain untuk mendapatkan dukungan dan sumber daya. Kedua, meningkatkan program pelatihan dan kompetisi untuk atlet tinju amatir
Ketiga, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit tinju. Keempat, eningkatkan promosi dan sosialisasi tinju amatir kepada masyarakat
Selain itu, lanjut Berty, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan KONI, pemerintah, dan pihak lain dengan melakukan komunikasi yang intensif dan terbuka, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi.
PERTINA DKI Jakarta dalam mengelola sumber daya manusia, finansial, dan materi, tentu akan melakukan perencanaan yang matang, meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.
Jenderal bintang satu ini menegaskan, dalam hal evaluasi kinerja pengurus dan atlet tinju amatir Pertina DKI Jakarta akan melakukan evaluasi secara berkala, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi, serta meningkatkan partisipasi dan umpan balik dari anggota dan pihak lain.
“Untuk menangani konflik dan tantangan, PERTINA DKI Jakarta akan melakukan komunikasi yang intensif dan terbuka, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi, serta meningkatkan kerja sama dan koordinasi dengan pihak lain,” tandasnya.
“Etika dan integritas sangat penting dalam kepemimpinan. Pertina DKI Jakarta akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi, serta meningkatkan kesadaran dan komitmen anggota dan pengurus untuk menjalankan kode etik dan integritas,” tuturnya.
Soal berkomunikasi dengan anggota, pengurus, dan pihak lain, dikatakan, pihaknya akan menggunakan berbagai saluran komunikasi, seperti pertemuan, email, media sosial, dan lain-lain, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi.(MRZ)

