Hujan Deras Picu 11 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Terendam Banjir

By
3 Min Read
Hujan deras dan buruknya drainase picu banjir

Sebanyak 11 Kecamatan di Kabupaten Tangerang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 20 cm hingga 60 cm pada Minggu, (8/3/2026) sini hari.

‎Hujan yang mengguyur wilayah yang berjuluk kawasan seribu industri tersebut sejak Kamis, (5/3/2026) membuat 18 titik lokasi terendam banjir.

‎Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengaku pihaknya bersama PMI Kabupaten Tangerang lakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak banjir.

‎Berdasarkan data yang diperoleh, akibat guyuran hujan terdapat 18 titik lokasi banjir yang tersebar di 11 wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang.

‎”11 Kecamatan yang terdampak banjir, kita petakan 18 titik banjir,” ujar Kaban BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik Minggu, (8/3/2026).

‎Taufik menerangkan, 18 titik itu tersebar di Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua. Desa Margasari, Desa Cisereh, Desa Pasir Bolang (Kawasan Olek), Kecamatan Tigaraksa. Lalu, Perumahan Mutiara Tanjakan, Desa Tanjakan, Perumahan Villagio Residence, Desa Jambu Karua, Perumahan Royal Residence, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg.

‎Lebih lanjut, Kecamatan Kronjo Desa Pisalan, Perumahan Villa Tomang, Desa Gwlam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis. Perumahan Prima, Desa Karet, Kecamatan Sepata.

‎Disamping itu, di Ponpes Moderen Subulussalam, Desa Kresek, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek. Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya. Perumahan Samawa,

‎Sementara, diwilayah Desa Jati Mulya, Kecamatan Sepatan Timur. Kecamatan Gunung Kaler berada di Desa Kandawati. Kecamatan Pakuhaji terdapat diwilayah Desa Laksana, dan Desa Kohod

‎Menurut Taufik, banjir yang menerjang pemukiman masyarakat saat ini dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi. Air hujan rata mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang. Selain itu juga, terdapat kiriman air dari hulu melalui saluran Sungai Cidurian, Cirarab, Cimanceuri.

‎Sehingga, hal itu menyebabkan beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang, diantaranya Kecamatan Kelapa Dua, Tigaraksa, Rajeg, Kronjo, Pasar Kemis, Sepatan, Kresek, Sindang Jaya, Sepatan Timur, Gunung Kaler, dan Pakuhaji terdampak banjir dengan ketinggian air yang sangat bervariatif, mulai dari 20 cm hingga 60 cm.

‎” Ketinggian air sangat bervariasi, pada umumnya sekitar 20 cm hingga 60 cm, ” tukasnya.

‎Kata Taufik, saat ini pihaknya dibantu oleh TNI, Polri, dan para relawan PMI Kabupaten Tangerang, tengah melakukan evakuasi masyarakat yang terdampak banjir. Katanya, mereka semua para korban saat ini sedang dievakusi ke tempat yang lebih aman menggunakan perahu karet, semisal masjid dan mushola. Ditempat pengungsian sementara juga, kata Taufik telah ditugaskan para tenaga medis untuk mengecek kesehatan masyarakat yang terdampak banjir.

‎” Masyarakat kita evakuasi menggunakan perahu karet, kita evakuasi ketempat lebih aman, semisal Mushola dan Masjid sekitar disana juga telah disiapkan tenaga medis dan obat-obatan,” ucapnya.

‎Hingga saat ini, jumlah KK yang terdampak banjir. Kata Taufik, masih melakukan pendataan terhadap para korban yang terdampak di 11 wilayah kecamatan ini. Sehingga, data keseluruhan belum terhitung. (Rez)

Share This Article