Seorang perwira penerbang TNI AU, Kapten Pnb Muhammad Nogi Bramantyo, dari Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, berhasil meraih predikat ‘Best International Student’ dari kursus instruktur penerbang (Flying Instructor Course/FIC) yang digelar Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF).
Dalam keteraangan dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) menyebut, penghargaan yang diberikan pada Kapten Pnb Nogi menegaskan profesionalisme serta konsistensinya selama mengikuti seluruh tahapan kursus.
“Ini menjadi kebanggaan bagi Skadron Udara 11 serta TNI Angkatan Udara,” beber Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, dalam keterangannya, Sabtu (22/11).
Kadispenau melanjutkan, pencapaian tersebut makin memperkuat kompetensi instruktur penerbang, sekaligus menjadi kontribusi positif dalam kerangka kerja sama pendidikan militer di antara Indonesia dan Australia.
“Sebelum kursus instruktur penerbang, Kapten Nogi terlebih dahulu mengikuti Special Language Bridging Course di DITC Laverton,” kata Kadispenau.
Lalu, ia menempuh pendidikan selama tiga bulan di Central Flying School East Sale untuk mempelajari beragam materi kurus, yang meliputi materi kelas dan latihan terbang.
Adapun materi yang dipelajari meliputi General Flight, Formation, Instrument, Airborne Instruction Technique, Navigation, hingga Combo Flight.
“Seluruh rangkaian materi kemudian ditutup dengan Flight Category/Instructor Check, dengan total sekitar 38 jam terbang yang dicatatkan sepanjang pendidikan,” tutup Kadispenau.(MRZ)

