Akses Jalan Tergenang, ASDP Pindahkan Sebagian Layanan dari Ciwandan ke Merak

By
2 Min Read
Mobil hanyut terbawa arus banjir di Ciwandan Banten. (Ist)

Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Cilegon dan sekitarnya pada Jumat sore (2/1/2025) menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan menuju Pelabuhan Ciwandan. Kondisi tersebut berdampak pada kelancaran mobilitas kendaraan dan berpotensi mengganggu arus penyeberangan.

‎Menindaklanjuti situasi di lapangan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengambil langkah cepat dengan mengalihkan sebagian layanan penyeberangan ke Pelabuhan Merak.

‎Pengalihan ini mencakup kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta kendaraan roda dua golongan II dan III, guna memastikan operasional tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali.

‎Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan layanan.

‎”Dalam kondisi cuaca ekstrem, keselamatan pengguna jasa menjadi prioritas utama. Bersama Kepolisian dan KSOP, ASDP melakukan pengaturan dan pengalihan layanan sebagai upaya menjaga kelancaran penyeberangan dan distribusi logistik,” ujar Heru.

‎Diketahui, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Jumat 2 Januari pukul 17.18 WIB, dengan prakiraan hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang hingga pukul 20.30 WIB. Hujan tersebut berdampak langsung pada akses jalan menuju Pelabuhan Ciwandan.

‎Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Jumat (2/1) pukul 17.18 WIB, dengan prakiraan hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang hingga pukul 20.30 WIB. Hujan tersebut berdampak langsung pada akses jalan menuju Pelabuhan Ciwandan.

‎ASDP kemudian melakukan koordinasi intensif dengan Kasat Lantas Polres Cilegon serta KSOP Kelas I Banten. Hasil koordinasi menetapkan pengalihan kendaraan dari dan menuju Pelabuhan Ciwandan ke Pelabuhan Merak sebagai langkah pengamanan dan pengendalian arus penyeberangan. (Rez)

Share This Article