KMP Batumandi Tenggelam di Merak, ASDP Minta Maaf

By
3 Min Read

Kapal penyeberangan KMP Batu Mandi milik PT ASDP Indonesia Ferry tenggelam usai mengalami kebakaran di perairan Selat Sunda, dekat Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten pada Selasa, 20 Oktober 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.

Lokasi kejadian berada di perairan Selat Sunda (di belakang Pulau Kecil Merak, dekat Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak).

Kapal bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung menuju Pelabuhan Merak, Banten. Api pertama kali terlihat di bagian buritan (dek atas muatan kendaraan kecil) sekitar pukul 16.15 WIB.

Seluruh penumpang dan awak kapal dipastikan selamat dan telah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan. Evakuasi dan pemadaman melibatkan Tim BPBD, Ditpolairud Polda Banten, serta petugas pelabuhan. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Pihak ASDP menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Kami memahami kekhawatiran yang dirasakan penumpang dan keluarga, ASDP dan instansi terkait terus mengutamakan penanganan dan pendampingan bagi pihak yang terdampak serta mendukung pemeriksaan secara bertanggung jawab” tulis flyer dari Direksi dan Komisaris PT ASDP saat terjadi kebakaran kapal.

*KRONOLOGI KMP BATUMANDI TENGGELAM:*

– *Selasa, 20 Okt 2026:* KMP Batumandi rute Bakauheni -> Merak terbakar saat mau sandar di Dermaga 1 Eksekutif Merak. Muatan: *420 penumpang + 40 awak + 89 kendaraan*. Api berhasil dipadamkan Selasa malam.

– *Rabu, 21 Okt 2026:* Tugboat masih semprot air untuk cooling. Karena kebanyakan air masuk, kapal kehilangan stabilitas.

– *Rabu 19:50 WIB:* Di CCTV mulai miring kiri
– *Rabu 20:50 WIB:* Haluan jungkir 90 derajat
– *Rabu 20:54 WIB:* Resmi tenggelam terbalik di alur masuk Pelabuhan Merak

*Posisi tenggelam:* 05°56,732’S 105°59,376’T – tepat di alur masuk penyeberangan Merak, jadi VTS Merak siarkan peringatan navigasi ke semua kapal via radio: “Agar kapal-kapal penyeberangan yang masuk alur tersebut dapat lebih berhati-hati dan waspada”

*Korban:* *NOL – 460 orang semua selamat* dievakuasi sejak kebakaran pertama

*Update hari ini Kamis 22 Oktober 2026*:
– ASDP pasang buoy merah penanda bangkai agar kapal lain tidak nabrak
– Kapal akan diapungkan kembali (refloating salvage) untuk olah TKP Polda Banten & KNKT, karena sekarang masih terlalu panas untuk diperiksa
– Penyebab tenggelam: bukan karena api lagi, tapi beban air pemadaman yang bikin bocor & miring (rls/MRZ)

Share This Article