Warga Kampung Sumur, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang keluhkan gundukan sampah yang memadati sisi kanan-kiri jalan.
Pasalnya, hal tersebut sudah terjadi lebih dari sepuluh tahun, sehingga menyulitkan warga untuk akses tranportasi penghubung jalan lintas RT.
Seperti warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya ini, mengatakan selain gundukan sampah, bau yang tidak sedap juga kerap kali muncul.
“Selain menimbulkan bau, sampah juga sering menghalangi perjalanan warga saat melintas karena posisinya berada di kanan-kiri jalan,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (11/03/2020).
Ia menambahkan, terlebih lagi, jika terjadi hujan deras, jalan akan dipenuhi genangan lumpur karena air sulit mengalir ke sawah terhalang gundukan sampah.
“Kadang-kadang kita merasa kesulitan, karena cuma itu jalan satu-satunya penghubung antar RT,” katanya.
Di ujung lokasi pembungan sampah liar tersebut terdapat permukiman warga sebanyak 15 kepala keluarga. Jika ingin keluar kampung, mereka terpaksa melewati lokasi pembungan sampah liar tersebut, lantaran tidak adanya akses jalan lain.
“Sangat disayangkan, banyak warga luar yang buang sampah kesini, tapi warga setempat ga ada yang buang sampah disitu,” keluhnya.
Ia pun berharap, selain kesadaran dari warga agar tidak membuang sampah sembarangan namun juga bantuan dari pemerintah setempat. (Ais)

