Mobil Daihatsu Terios berwarna hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) B1389 WKC yang berisikan 6 orang penumpang ringsek, diduga tertabrak kereta api batubara dari jakarta mengarah merak.
Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (13/1/2017) pagi sekitar pukul 4.00 WIB, di Perlintasan kereta api Kampung Pladen RT. 01 /05 Pondok Ranji Ciptim, Kota Tangsel yang diketahui tanpa palang pintu.
Menurut keterangan Saksi 1, sekira pukul 04.00 WIB pada saat saksi keluar rumah mendengar teriakan minta tolong. Selanjutnya saksi melihat Mobil Daihatsu Terios Hitam No Pol B1389 WKC berisikan 6 orang korban di antara pohon pisang samping rel Kereta api dengan kondisi mobil ringsek.
Kemudian Saksi meminta bantuan kepada Saksi 2 dan warga sekitar untuk mengevakusi keenam korban untuk dikeluarkan dari dalam mobil.
Selanjutnya Korban yang kritis dibawa ke RS DHIA Ciputat dan RS Sari Asih Ciputat. Sedangkan 2 (dua) korban yang meninggal dibawa ke RSUD Tangerang Kabupaten dengan menggunakan Ambulan Karisma Husada.
Adapun keenam Korban tersebut yakni Naswa (17), Antoni Ibrahim (22), Nurlaela Fernita (17), Jeniar Mulya (20), Andrian (26), Yuliyanti (29). Dari enam korban tersebut 3 orang meninggal, 1 orang Kritis 1 (Satu ) orang, dan 2 orang Luka ringan.
Menurut keterangan dari Petugas PKD bahwa Mobil Daihatsu Terios tersebut tertabrak kereta api batubara dari jakarta mengarah merak dengan No.Kereta K 2646.
Saat dikonfirmasi kepada Kasatlantas Polres Tangsel AKP Lalu Edwin membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, sampai saat ini sedang pemeriksaan,” kata AKP Lalu saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsappnya.(Ban)

