Ini Harapan Puluhan Korban Penipuan CPNS

By
Redaksi
2 Min Read

Nasib naas yang menimpa AY (23) pada beberapa waktu lalu, masih membekas di hati. Keinginan bekerja sebagai PNS untuk membahagiakan suami besert keluarga, kandas dan tinggal impian semata.

Tak banyak yang bisa ia lakukan saat ini, juga tak banyak pula yang ia harapkan terkait musibah penipuan  yang menimpa dirinya.

Keinginnya saat ini, bagi gadis asal Jambe ini yakni meminta ganti rugi uang Rp 20 Juta yang telah disetorkan kepada RF.

“Saya dan para korban lainnya ingin uang yang sudah kami setorkan kepada pelaku bisa kembali, kalai bisa pelaku pun dikenakan hukuman pidana oleh Polisi,” ungkapnya  kepada tangerangonline.id melalui telpon seluler, Rabu (28/3/2018).

Ia juga masih belum mendapatkan informasi kelanjutan oleh kuasa hukumnya terkait perkembangan kasus yang telah menimpa dirinya beseralta puluhan korban lainnya.

“Belum ada kabar kelanjutannya dari perkembangan kasus yang menimpa kami,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan mengungkapkan, pihaknya telah mengantongi informasi lebih lanjut akan kasus yang telah menimpa puluhan warga Kabupaten Tangerang ini.

“Dengan informasi yang kami himpun, kami terus melakukan pengejaran terhadap pelaku,” bebernya.

Kompol Wiwin pun masih enggan membeberkan lebih jauh akan informasi yang telah dikantongi pihaknya. Namun, ia menduga RF tidak mungkin melakukan penipuan ini seorang diri.

“Dugaan sementara kami, selain RF masih ada pelaku lain yang turut serta dengan RF dalam menjalankan penipuan yang berkedok menerima lowongan CPNS,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 21 warga Kabupaten Tangerang, menjadi korban penipuan oleh pelaku yang berinisial RF, modus penipuan yang digunakan pelaku ialah mencatut beberapa nama pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dalam meyakinkan seluruh korbannya.

Beberapa nama pejabat Pemkab Tangerang itu pelaku gunakan untuk menarik warga agar warga tergiur mendaftar pembukaan lowongan kerja CPNS di Pemkab Tangerang. (Yan)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *