Penumpangnya Bercanda Bom, Lion Air Tujuan Belitung Delay 2 Jam di Bandara Soetta

By
Redaksi
2 Min Read

Pesawat Lion Air JT-120 terpaksa menurunkan seluruh penumpangnya yang sudah berada di dalam kabin pesawat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Rabu (2/5). Pasalnya, salah satu penumpangnya mengatakan ada bom di dalam pesawat tujuan Tanjung Pandan, Belitung itu.

Akibat ulah daripada wanita yang berinisial FW tersebut, penerbangan mengalami keterlambatan (delay) penerbangan 2 jam. Karena dilakukan pemeriksaan ulang pesawat dan seluruh penumpang diturunkan kembali.

Hal itu diungkapkan oleh Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro. Dirinya menjelaskan, dalam pesawat tersebut yang bersumber dari seorang penumpang wanita bernisial FW – bernomor kursi (seat) 24C dengan memberitahu ke salah satu awak kabin (flight attendant/ FA) adanya bom di pesawat.

“Pimpinan awak kabin (FA1) berkoordinasi dengan seluruh kru yang bertugas guna menjalankan tindakan sesuai standard operation procedure (SOP),” kata Danang, Rabu (2/5/2018).

Danang menyebutkan, dalam menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelanggan dan kru, pilot sebagai PIC memutuskan untuk menurunkan kembali dan dilakukan pengecekan ulang (screening) pada pesawat.

“Seluruh penumpang dengan rincian 166 penumpang dewasa, 6 anak-anak dan 2 bayi diturunkan dari dalam pesawat. Juga seluruh barang bawaan serta kargo. Untuk dilakukan pemeriksaan ulang,” ujar Danang.

“Setelah petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan bandar udara (avsec) melakukan pemeriksaan secara tepat dan benar, pesawat akhirnya lepas landas pada 11.15 WIB,” tambahnya.

Sementara penumpang berinisial FW terpaksa batal terbang dan harus menjalani pemeriksaan oleh Avsec Bandara Soetta.

“FW masih dalam penyelidikan dan Lion Air telah menyerahkan ke avsec bandar udara beserta pihak berwenang guna menjalani proses lebih lanjut,” pungkasnya. (Rmt)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *