Beredar video penumpang Lion Air yang merasa dirugikan oleh pihak maskapai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Selasa (8/5).
Dalam video yang berdurasi 38 dan 12 detik tersebut, sejumlah penumpang protes kepada petugas customer service Lion Air.
Mereka mempertanyakan jadwal penerbangannya yang tiba-tiba diubah sepihak oleh maskapai. Menurut penumpang tersebut, dirinya datang sebelum waktu check-in ditutup.
“Penerbangannya jam 5, saya jam sudah disini,” ujar penumpang dalam video tersebut.
Diketahui, penumpang tersebut merupakan penumpang Lion Air JT-645 rute Bandara Soetta – Bandara Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat.
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro membenarkan peristiwa tersebut.
Dirinya mengatakan, bahwa penanganan kepada tujuh pelanggan sudah diselesaikan secara baik dan telah diterbangkan pada penerbangan Lion Air terdekat berikutnya.
“Lion Air menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada tujuh pelanggan yang terganggu perjalanannya,” kata Danang, Selasa (8/5/2018).
Dirinya menjelaskan, Lion Air pada JT-654 seharusnya dioperasikan dengan Boeing 737-900ER berpenumpang 215 orang.
“Dikarenakan rotasi pesawat yang berpotensi menyebabkan keterlambatan penerbangan, maka Lion Air menggunakan Boeing 737-800NG berkapasitas 189 kursi agar bisa mengudara tepat waktu (on time) sesuai jadwal pada 05.00 WIB. Kondisi seperti itu mengakibatkan terjadinya kelebihan penumpang (over capacity),” jelas Danang.
Ia juga membantah bahwa, pihaknya tidak menjual kembali dari tiket pelanggan yang sudah melakukan pelaporan diri dan barang bawaan (check-in).
“Lion Air koordinasi bersama petugas layanan di darat (ground handling) serta pihak terkait guna memberikan upaya pelayanan dalam membantu kepada tujuh pelanggan untuk diterbangkan pada JT-656. Pelanggan telah berangkat dengan jadwal terbaru pukul 09.05 WIB tepat waktu,” jelasnya. (Rmt)

