Beranda Berita Perparkiran di Tangsel Diduga Marak tak Sesuai Kepwal

Perparkiran di Tangsel Diduga Marak tak Sesuai Kepwal

0

Penerapan tarif parkir di sejumlah tempat parkir khusus atau off street di Kota Tangerang Selatan diduga tidak sesuai aturan berlaku. Pengelola parkir memungut parkir tidak mengindahkan Keputusan Walikota (Kepwal) Kota Tangsel Nomor 974.3/Kep.239-Huk/2017 tentang tarif parkir.

Pantaun awak media di sebuah titik parkir pusat perbelanjaan di Pamulang, tarif parkir diberlakukan oleh pengelola sebesar Rp 3000 untuk kendaraan bermotor roda dua dan terus berlipat per dua Jam. Sedangkan untuk mobil dan sejenisnya Rp 4000 serta untuk kendaraan Truk dikenakan sebesar Rp 7000.

“Kalau motor Rp 3000 per dua jam, dari kantor kita mendapat surat, untuk tarif parkir harus dirubah karena harus mengikuti aturan terbaru, harusnyakan sepeda motor Rp 3000 per jam nah ini kita buat 3000 per dua jam, lebih diringankan lagi,” ujar Heri Rustanto, salah satu petugas parkir di lokasi.

Kasi Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel, Saptaji saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa hal tersebut bertentangan dengan regulasi Keputusan Walikota (Kepwal) Kota Tangsel Nomor 974.3/Kep.239-Huk/2017 tentang tarif parkir ditempat khusus parkir yang menyebutkan, penentuan tarif parkir dibagi kedalam beberapa golongan yang kemudian pada setiap golongan tersebut terdapat persyaratan dan ketentuan.

“Kalau ada pengusaha parkir tarif parkirnya melenceng atau tidak sesuai aturan dan ketentuan yang sudah dibuat dan ditetapkan itu melanggar, Keputusan Walikota (Kepwal) yang mengatur tarif parkir Khusus itu kan untuk ditaati bukan dilanggar, buat apa aturan dibuat kalau tidak ditaati, dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa untuk tarif motor baik di golongan I, II dan III di jam pertama Rp 2000 dan di jam berikutnya Rp.1000, kalau mobil. Nanti akan kita tindak bagi yang melanggar,” jelas Saptaji ditemui di Kantor Diahub Kota Tangsel, Selasa (8/5/3018).

Di bagian berbeda, permasalahan parkir juga terjadi lantaran simpang siurnya data perizinanan. Sebelumnya, dari data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel disebutkan yang telah mengantongi izin pihaknya yaitu baru sebanyak 27 titik parkir on street (tepi jalan) dari 146 titik dan baru 4 titik parkir off street (tempat khusus) dari 142 titik.

Saat dikonfirmasi ke lapangan, misalnya di lahan parkir Mall Pamulang Square yang dikelola oleh PT. Indoland Perkasa, menyatakan pihaknya telah memiliki perizinan yang sah.

Ditegaskan salah satu Staff PT. Indoland Perkasa, Ivan, pengelolaan parkir di Mall Pamulang Square sudah memiliki Izin dari Dinas Perhubungan dan DPMPTSP.

“Sudah ada perizinannya dari Dinas perhubungan kalau izin parkir. Kita dari tahun 2008 sudah ada izin parkir, intinya kalau mengenai izin parkir semuanya lengkap, selama ini tidak ada masalah, izinnya setiap tahun kita perpanjang, nggak mungkin nggak ada ijin di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kalau nggak ada saya nggak mungkin jalan, karena pengelolaan di Pamulang Squar dari 2008, silakan dicek DPMPTSP nggak mungkin nggak ada, kalau nggak ada izin, orang DPMTSP dan Dishub pasti sudah disegel sama mereka, karena itu tempatnya terbuka,” terang Ivan saat ditemui di Kantornya, di Ruko Madrid Blok F-09, BSD, Serpong, Senin (7/5/2018).(Ban)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini