Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono, membuka secara resmi Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) Chandradimuka Kadet Mahasiswa S1 Universitas Pertahanan (Unhan) pada, Kamis (23/7/2020) di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
Sebanyak 242 Kadet Mahasiswa S1 Unhan yang terdiri dari 10 Program Studi (Prodi) S1 baru di bawah 4 Fakultas baru, yakni Fakultas Kedokteran Militer, Fakultas Farmasi Militer, Fakultas MIPA Militer dan Fakultas Teknik Militer, mengikuti Diksarmil tersebut.
Upacara yang berlangsung di Lembah Tidar itu berjalan dengan khidmat dan dihadiri oleh Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Dr. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD berserta Pejabat Eselon 1 dan 2 Unhan, Pejabat Eselon 1 di lingkungan Kementerian Pertahanan RI, Pangdam IV/Diponegoro beserta staf, para Pejabat Mabes TNI dan ketiga Mabes Angkatan, pejabat di lingkungan Akmil dan Polda Jateng serta tamu undangan lainnya.
“Setelah melalui seleksi yang ketat sejak awal Mei 2020, para Kadet Mahasiswa S1 akan ditempa fisik dan mentalnya sebagai prajurit TNI untuk memulai langkah awal pengabdiannya kepada negara dan bangsa Indonesia,” terang Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono.
Ia mengatakan, Diksarmil akan berlangsung selama satu bulan yang bertujuan utamanya membentuk karakter prajurit sejati intelektual Bela Negara.
Materi Diksarmil berikutnya, kata Wamenhan, adalah membentuk kecakapan militer perorangan dan jiwa korsa satuan serta kebanggaan sebagai prajurit pembela Pancasila dan UUD 1945.
Sementara itu, Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian, menjelaskan, Prodi S-1 baru Unhan ini sejalan dengan program pemerintah guna mewujudkan visi Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia Unggul Indonesia Menuju 2045.
Ia menyebutkan, bahwa program pendidikan ini akan terus berlanjut setiap tahunnya untuk menghasilkan para perwira TNI dengan kualitas keilmuan yang tinggi menghadapi berbagai bentuk ancaman peperangan modern di masa mendatang.
“Program ini juga selaras dengan Peta Jalan Unhan menjadi World Class Defense University pada tahun 2024,” ujar Rektor Unhan.
Laksdya TNI Amarulla Octavian menyampaikan, kegiatan Diksarmil ini akan diawasi secara ketat oleh para tenaga medis untuk memastikan semua protokol kesehatan menghadapi Covid-19 dipatuhi, seperti karantina, menjaga jarak, menggunakan masker dan senantiasa mencuci tangan.(MRZ)

