Polda Banten mengamankan puluhan pelajar SMP dan SMK yang akan bergabung berunjukrasa menyuarakan penolakan UU Cipta Kerja.
Kabid Humas Kombes Pol. Edy Sumardi mengatakan, pihaknya mendapati pelajar yang sedang konvoi dan mencegah truk yang melintas sebagi transportasi menuju lokasi unjuk rasa.
“Ada dibeberapa titik di dekat teminal pakuptan termasuk arah mau ke tol serang,” kata Edy usai wawancara para pelajar di halaman Polda Banten, Curug, Serang, Kamis (8/10).
Edy menilai, ada informasi hoax yang diterima melalui medis sosial oleh para pelajar tersebut, sehingga para pelajar tergerak ingin mengikuti aksi unjuk rasa.
“Ini bukti bahwa anak-anak kita ikut terkontaminasi dan terprovokasi oleh ajakan orang orang yang tak bertanggung jawab,” katanya.

Ia berharap, masyarakat dapat dengan bijak saat menerima informasi. Menurutnya, sekarang ini masyarakat dapat dengan mudah menerima informasi baik dari media sosial maupun pesan online.
“Kami berharap kepada masyarakat bijaklah dalam menelaah informasi kalau ada ajakan ataupun himbauan untuk mengikuti demo sebaiknya diabaikan karena ini sudah ada ketentuan hukumnya,” harap Edy. (Smn)

