Kontingen Patriot II TNI Tiba di Prancis, Siap Tampil di Parade Militer Bastille Day 2025

By
3 Min Read

Menteri Pertahanan RI (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melepas Kontingen Patriot II TNI pada Minggu, 6 Juli 2025, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Ada lebih dari 500 personel gabungan dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, ditambah Taruna TNI-Polri yang berangkat menuju Prancis. Para prajurit TNI itu akan tampil di Parade Militer Bastille Day 2025. Hal ini sesuai dengan kesepakatan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron, yang mengundang TNI untuk hadir dalam acara tersebut.

Parade militer Hari Bastille , juga dikenal sebagai parade militer 14 Juli. Parade ini adalah acara populer di Prancis, yang disiarkan langsung di televisi dan merupakan salah satu parade militer reguler tertua di dunia. Dalam beberapa tahun, pasukan asing yang diundang ikut serta dalam parade dan negarawan asing hadir sebagai tamu. Parade militer yang lebih kecil diadakan di kota-kota garnisun Prancis, terutama Marseille , Toulon , Brest , Rochefort , Belfort , dan Nice .

Turut melepas keberangkatan kontingen antara lain Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Pangkoopsudnas Marsda TNI Minggit Tribowo. Kontingen terdiri dari 451 personel, 262 pasukan upacara TNI dari tiga matra dan 189 anggota drumband Taruna Akmil, Taruna AAL, Taruna AAU, dan Taruma Akpol. Mereka diberangkatkan dalam dua gelombang penerbangan melalui Lanud Halim.

*Kontingen Patriot II TNI Ikuti Briefing di Prancis*

Kontingen Satgas Patriot II tiba di Prancis dan mengikuti operational briefing di Markas Militer Satory, Prancis, Senin (7/7), menjelang keikutsertaan dalam Parade Militer Bastille Day 2025. Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian latihan resmi bersama kontingen internasional sebelum pelaksanaan parade utama pada 14 Juli di Champs-Élysées, Paris.

Briefing dipimpin oleh Wakil Gubernur Militer Paris, Brigadir Jenderal Antoine de Loustal, yang memaparkan skema latihan—mulai dari latihan baris-berbaris per satuan, latihan gabungan antar pasukan, hingga gladi teknis dan gladi akhir yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Juli 2025.

Brigjen Loustal menekankan pentingnya kedisiplinan dan kekompakan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi militer dan solidaritas antarnegara.

Komandan Kontingen Satgas Patriot II, Brigadir Jenderal TNI Ferry Irawan, mengatakan, Indonesia siap tampil dengan kehormatan dan profesionalisme tinggi di panggung militer internasional.(rls/MRZ)

Share This Article