PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memprediksi pergerakan penumpang pesawat selama periode angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai 10 juta orang.
Seluruh bandara InJourney Airports disiagakan beroperasi 24 jam sesuai kebutuhan maskapai. Data lalu lintas penerbangan dipantau secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan cepat.
“Tren lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang pesawat dipantau setiap hari melalui posko, dimana data ini menjadi dasar dalam mengoptimalkan fasilitas, personel dan infrastruktur bandara,” kata Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, Selasa (16/12/2025).
Penguatan Teknologi: AOCC dan MOT Jadi Tulang Punggung Operasional
InJourney Airports menekankan bahwa kesiapan Nataru tahun ini tidak hanya bertumpu pada personel, tetapi juga pada sistem manajemen bandara berbasis teknologi. Dua sistem utama yang diandalkan adalah:
- Airport Operation Control Center (AOCC): pusat kendali operasional real-time.
- Management Operation based on Traffic (MOT): sistem prediksi kepadatan penumpang yang memberikan rekomendasi optimalisasi fasilitas dan SDM.
Selain itu, seluruh infrastruktur sisi udara yakni, runway, taxiway, apron, kelistrikan, hingga drainase dipastikan dalam kondisi prima untuk melayani penerbangan.
Customer Service Mobile Hadir di Terminal
Untuk meningkatkan pengalaman penumpang, InJourney Airports memperkenalkan layanan customer service mobile, sebuah inovasi yang memungkinkan staf layanan bergerak secara fleksibel di area terminal.
Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan prima.
“Staf customer service mobile memakai seragam jas dan berdasi batik. Mereka bergerak secara mobile di terminal dan memberikan solusi secara langsung di spot manapun termasuk pada passenger service touch seperti area check-in, boarding lounge, arrival hall dan lain sebagainya,” kata Syahir.
Lebih lanjut, Syahir menjelaskan bahwa selama Periode Nataru ini bandara turut menghadirkan suasana Natal dan Tahun Baru untuk menemani perjalanan masyarakat.
“Mayoritas perjalanan pada akhir tahun dilakukan oleh keluarga yang sedang berlibur. Sejalan dengan ini, kami menghadirkan program aktivasi customer experience hingga nuansa Natal dan Tahun Baru yang dapat dirasakan 5 panca indera untuk memberikan seamless journey experience kepada seluruh keluarga yang melakukan perjalanan pada libur panjang akhir tahun ini,” pungkas Syahir. (Rmt)

