6 Kecamatan di Pandeglang Selatan Terendam Banjir

By
2 Min Read

Banjir merendam enam kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Pandeglang, Banten. Genangan air dengan ketinggian rata-rata sekitar 50 sentimeter menggenangi sejumlah kampung.

Enam kecamatan terdampak meliputi Patia, Cikeusik, Pucung, Munjul, Sindangresmi dan Sukaresmi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang menyebut sebagian wilayah kini mulai surut.

Kepala BPBD Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan mengatakan, hingga Sabtu (3/1/2026), penanganan masih dipusatkan di Kecamatan Sukaresmi dan Patia karena genangan air belum sepenuhnya surut.

“Dari lima titik terdampak, sebagian sudah surut. Saat ini kami masih berkonsentrasi di Sukaresmi dan Patia,” kata Riza saat dihubungi, Sabtu (3/1).

BPBD masih melakukan evakuasi warga serta pendataan dampak banjir di lokasi terdampak. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan berat akibat bencana tersebut.

“Petugas masih melakukan evakuasi dan pendataan jumlah warga terdampak,” ujarnya.

Meski tidak menimbulkan kerusakan signifikan, banjir menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merendam area persawahan. Namun, data rinci terkait dampak pada sektor pertanian masih menunggu laporan dari Dinas Pertanian.

“Untuk lahan persawahan yang terendam, datanya masih berada di Dinas Pertanian dan belum kami terima,” kata Riza.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui BPBD dan Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak.

“Sesuai arahan Ibu Bupati, bantuan logistik kedaruratan sudah disalurkan,” ujarnya.

BPBD juga menyiagakan perahu evakuasi di sejumlah titik untuk mendukung mobilitas dan penyelamatan warga. Riza menyebut kondisi genangan masih fluktuatif seiring cuaca yang belum stabil.

Ia mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat.

“BPBD Kabupaten Pandeglang siaga 24 jam,” pungkasnya. (Den)

Share This Article