Angin kencang disertai gelombang laut tinggi menyebabkan tumpukan sampah dan kayu gelondongan memenuhi pesisir Pantai Teluk Labuan, Pandeglang. Padahal sebelumnya, kawasan pantai dari Teluk Labuan hingga Carita terpantau bersih dari sampah.
Warga Teluk Labuan, Usep, mengatakan sampah dan kayu gelondongan tersebut diduga bukan berasal dari wilayah Pandeglang. Material itu terbawa arus laut akibat gelombang besar dan angin kencang yang terjadi pada Sabtu malam (3/1/2026).
“Semalam angin cukup besar dan ombak tinggi, jadi sampah dan kayu gelondongan banyak terdampar di pesisir pantai Teluk Labuan,” kata Usep, warga Kampung Karet, Desa Teluk Labuan, kepada wartawan, Minggu (4/1/2026).
Menurutnya, berbagai jenis kayu gelondongan kini menumpuk di sepanjang pantai. Kayu-kayu tersebut rencananya akan dikumpulkan warga untuk dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, sementara sebagian lainnya dijadikan kayu bakar.
“Kayu-kayu ini kemungkinan besar datang dari seberang, terbawa ombak besar,” ujarnya.
Hal senada disampaikan nelayan setempat, Samsul. Ia menilai keberadaan kayu gelondongan berukuran besar di laut sangat membahayakan aktivitas nelayan.
“Kayu-kayu itu bisa merusak jaring dan membahayakan nelayan saat melaut,” kata Samsul.
Ia juga menduga kayu gelondongan tersebut berasal dari luar wilayah Banten karena ukurannya yang besar dan jumlahnya yang banyak.
“Kalau dilihat, sepertinya bukan dari sekitar Banten, tapi terbawa dari seberang karena ombak besar dan angin kencang,” pungkasnya. (Den)

