Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan nelayan muda berinisial M (19) yang dilaporkan hilang di Sungai Cimanceri, Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis 29 Januari 2026, sekira pukul 14.30 WIB, berjarak kurang lebih 800 meter dari lokasi awal kejadian.
“Korban telah ditemukan dan selanjutnya dilakukan proses evakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari pada Kamis (29/1/2026).
Desiana yang merupakan SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi tersebut menjelaskan, operasi pencarian melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi, termasuk Kantor SAR Jakarta, BPBD Kabupaten Tangerang, Damkar Pos Mauk, TNI-Polri serta nelayan dan masyarakat setempat.
“Kami membagi Tim SAR untuk melakukan pencarian di beberapa sektor. Pertama, untuk melakukan penyisiran sungai menggunakan perahu karet sejauh 4 km hingga Dam PLTU Lontar. Kemudian, dengan perahu nelayan sejauh 5 km hingga Pulau Cangkir dan melakukan pemantauan visual darat di sepanjang bantaran Sungai Cimanceri,” terangnya.
l
Peristiwa bermula pada Selasa (27/1/2026) sekira pukul 22.30 WIB. Saat hujan deras, korban bersama seorang temannya berteduh di sebuah gubuk dekat sungai.
Karena gubuk bocor, keduanya mencoba menaiki perahu. Namun, saksi melihat keduanya terpeleset dan jatuh ke sungai. Teman korban berhasil diselamatkan setelah sempat hanyut, sementara korban dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (Rmt)

