Arus informasi yang kian tidak terkendali di platform digital mendorong para mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) untuk menyelenggarakan pelatihan penyelidikan digital bagi pelajar tingkat menengah. Dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diadakan pada tanggal 4 November 2025 di SMA Negeri 74 Jakarta, mahasiswa UNPAM berupaya mengajak para siswa untuk lebih peka dan memahami jejak informasi yang ada di internet.
Dalam pelaksanaan tahun ini, PKM akan menargetkan siswa sekolah menengah di wilayah selatan Jakarta. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di SMA Negeri 74 Jakarta pada tanggal 4 November 2025. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam literasi digital, membantu mereka memahami, menganalisis, dan memverifikasi informasi yang mereka temui di dunia maya terutama di era digital yang dipenuhi arus konten tanpa filter. Tema dalam program ini adalah “Simulasi Investigasi Digital dalam Edukasi Pelajar Menjadi Detektif Informasi.”
Kegiatan ini dipimpin oleh Wira Hasmi Sutisna sebagai ketua pelaksana, bersama tim mahasiswa: Nabilah Farhana, Sahla Auraqil Jannah, Zahra Amelia Putri, Rakha Pramana Rahadi, Nita Indriani, Valerina Ardelia Putri, Nadzera Permata Putri, Rigma Ardi, Salmalika Adiba Subagia, Lukmana Syaputra, Mohamad Ilkham Aufa, Maulana Malik Ibrahim, Najamudin Nasrullah, dan Devina Ayu Putri.
Pada kegiatan ini materi dirancang dalam bentuk simulasi berbasis kasus nyata yang sering ditemui siswa di media sosial. Tim mahasiswa akan menjelaskan pemahaman mengenai pengertian investigasi digital, yaitu proses mengenali, menelusuri, dan memverifikasi kebenaran informasi melalui teknik digital dasar. Para siswa diperkenalkan dengan peran sebagai “detektif informasi”, yaitu individu yang mampu menyaring, menganalisis, dan mengecek ulang kebenaran suatu informasi sebelum membagikannya.
Pelajar juga diajak memahami perbedaan antara fakta dan opini agar tidak mudah terpengaruh oleh konten yang bersifat manipulatif. Selain itu, sesi edukasi turut menyoroti etika digital, seperti tanggung jawab dalam berbagi informasi, memahami jejak digital, serta pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial.
Selain menyampaikan materi pokok, tim PKM juga melaksanakan kegiatan interaktif berupa kuis dan sesi tanya jawab untuk memperkuat pemahaman peserta. Tim PKM turut memaparkan beberapa contoh kasus yang banyak beredar di media sosial, khususnya berita hoaks di TikTok serta sejumlah informasi viral yang tidak sesuai fakta.
Melalui penjelasan tersebut, tim menekankan pentingnya sikap berhati-hati dalam menerima informasi dan menganjurkan agar pelajar tidak langsung menyebarkan suatu berita sebelum memastikan kebenarannya. Pendekatan ini membantu peserta memahami bagaimana menilai keakuratan informasi dalam kehidupan digital sehari-hari.
Menurut pengakuan siswa, pelatihan seperti ini membantu mereka memahami batas antara informasi yang valid dan informasi yang hanya bersifat viral. Pihak sekolah pun memberikan apresiasi atas pendekatan yang digunakan mahasiswa UNPAM.
PKM juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa UNPAM untuk menerapkan pengetahuan yang mereka dapatkan selama masa studi, mulai dari komunikasi digital hingga analisis data. Dalam aktivitas ini, kelompok mahasiswa terlibat langsung dalam menciptakan materi dan menyusun skenario simulasi penyelidikan digital.
Di masa mendatang, program ini diharapkan mampu diperluas ke lebih banyak sekolah di Jakarta dan Tangerang Selatan, mengingat semakin meningkatnya kebutuhan para pelajar terhadap keterampilan verifikasi informasi. Melalui aktivitas ini, diharapkan sekolah dapat mengembangkan budaya bermedia digital yang lebih sehat dan kritis.
Melalui program ini, mahasiswa UNPAM berharap kebiasaan melakukan investigasi digital dapat tumbuh di kalangan pelajar dalam menghadapi informasi di internet. PKM di SMA Negeri 74 Jakarta ini merupakan tindakan nyata kampus untuk meningkatkan literasi digital di antara siswa, serta mendorong lahirnya generasi yang lebih kritis, sadar, dan bertanggung jawab saat menggunakan media.
Penulis
“Nabilah Fahana, Zahra Amelia Putri (Mahasiswa Universital Pamulang)”

