Citilink Resmi Buka Rute Harian Jakarta–Padang dan Jakarta–Pekanbaru via Bandara Halim

By
2 Min Read
Pesawat Citilink Airbus A320.

Maskapai Citilink kembali memperluas jaringan penerbangan domestik dengan membuka dua rute baru dari Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma menuju Padang dan Pekanbaru.

Penerbangan perdana resmi dimulai hari ini, Senin, 16 Februari 2026 menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus mengoptimalkan utilisasi armada Airbus A320 yang telah direaktivasi.

Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, mengatakan bahwa ekspansi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan alternatif perjalanan udara yang lebih luas bagi masyarakat.

“Dengan dibukanya rute baru ini merupakan bentuk komitmen Citilink dalam menyediakan alternatif perjalanan yang lebih luas, khususnya menghubungkan Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma dengan Padang dan Pekanbaru untuk memudahkan mobilitas masyarakat yang akan bepergian menggunakan transportasi udara baik untuk perjalanan bisnis maupun wisata,” ujar Darsito.

Jadwal Penerbangan

  •  Jakarta–Padang (QG180): Berangkat pukul 07.00 WIB, tiba 08.50 WIB.
  • Padang–Jakarta (QG181): Berangkat pukul 09.20 WIB, tiba 11.15 WIB.
  • Jakarta–Pekanbaru (QG032): Berangkat pukul 16.45 WIB, tiba 18.30 WIB.
  • Pekanbaru–Jakarta (QG033): Berangkat pukul 19.00 WIB, tiba 20.50 WIB.

Seluruh penerbangan beroperasi setiap hari menggunakan armada Airbus A320.

Pembukaan rute ini diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi antardaerah.

Padang dan Pekanbaru dikenal sebagai pusat bisnis, perdagangan, dan pariwisata di Sumatera, sehingga akses langsung dari Jakarta akan memperkuat interaksi ekonomi dan sosial.

““Sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group, kami berharap dengan pembukaan rute baru ini dapat memberikan kontribusi positif bagi seluruh sektor khususnya dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi antardaerah di Indonesia,” tambah Darsito. (Rmt)

Share This Article