Pemkot Tangsel Percepat Belanja Daerah Cegah Inflasi Dampak Global

By
2 Min Read

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan percepatan intervensi ekonomi untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini ditempuh menyusul potensi gejolak global yang dapat memengaruhi harga energi dan pangan.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan percepatan belanja daerah menjadi strategi utama agar konsumsi masyarakat tetap stabil. Semua pengeluaran pemerintah diarahkan tepat sasaran dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Kami memastikan belanja pemerintah dilakukan secara cepat dan tepat agar dampak inflasi dapat diminimalisir, terutama setelah libur Idulfitri,” ujar Benyamin, Kamis (26/3/2026).

Selain percepatan belanja daerah, Pemkot Tangsel juga telah mengimplementasikan berbagai program intervensi ekonomi sejak awal Ramadan 2026. Program tersebut meliputi bazar murah di tujuh kecamatan, stabilisasi harga kebutuhan pokok, dan penyaluran zakat, infak, serta sedekah melalui masjid-masjid.

Benyamin menambahkan, Pemkot terus memantau ketegangan geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang berpotensi mengganggu distribusi energi dan barang. Dampak global ini dapat memicu kenaikan harga kebutuhan pokok di daerah.

“Kami terus mencermati perkembangan global dan menyiapkan langkah antisipatif agar masyarakat Tangsel tetap terlindungi dari lonjakan harga,” jelasnya.

Dengan strategi ini, Pemkot Tangsel berharap ekonomi daerah tetap stabil, masyarakat mendapatkan perlindungan sosial dan daya beli tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Share This Article