Dinsos Ambil Peran Disnaker? Pelatihan Cukur Rambut di Tangerang Jadi Sorotan

By
2 Min Read

Program pelatihan cukur rambut gratis yang digelar Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang menuai sorotan. Pasalnya, kegiatan tersebut dinilai bersinggungan dengan peran Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), sehingga memunculkan pertanyaan publik terkait pembagian tugas antar organisasi perangkat daerah (OPD).

Pelatihan ini dibuka untuk masyarakat dengan kuota terbatas dan menyasar warga yang masuk dalam kategori data kesejahteraan sosial. Peserta akan mendapatkan pelatihan dari instruktur serta sertifikat sebagai bekal untuk bekerja maupun membuka usaha mandiri.

Kepala Dinsos Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

Menurutnya, pelatihan keterampilan tidak semata menjadi ranah Disnaker, selama program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat penerima bantuan sosial.

“Fokus kami adalah pemberdayaan masyarakat agar memiliki keterampilan dan bisa mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Namun di tengah pelaksanaan program tersebut, muncul tanggapan dari warga yang mempertanyakan kesesuaian kewenangan antar OPD.

“Saya kira pelatihan seperti ini biasanya dari Disnaker, karena kaitannya dengan keterampilan kerja. Kalau dari Dinsos jadi agak membingungkan juga,” ujar Andi (34), warga Tangerang.

Senada, warga lainnya, Rina (29), menilai program tersebut tetap bermanfaat, namun perlu kejelasan koordinasi antar instansi pemerintah.

“Bagus sih programnya, apalagi gratis dan ada sertifikat. Tapi mungkin ke depan harus lebih jelas pembagian tugasnya biar tidak tumpang tindih,” katanya.

Sejumlah kalangan pun menilai perlu adanya penegasan batas kewenangan agar program serupa dapat berjalan lebih optimal. Selama ini, pelatihan kerja identik dengan peran Disnaker dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Tangerang memandang kolaborasi lintas OPD sebagai hal yang wajar selama bertujuan memperluas manfaat bagi masyarakat.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan warga, tetapi juga membuka peluang usaha baru di sektor jasa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

TAGGED:
Share This Article