InJourney Airports Pastikan Kesiapan Infrastruktur Pesawat Wide Body untuk Haji 2026

By
3 Min Read

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan 19 bandara dalam melayani keberangkatan 205.333 jemaah haji ke Tanah Suci mulai 22 April 2026.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengatakan seluruh bandara embarkasi haji dan embarkasi haji antara siap mendukung operasional penerbangan.

“Kesiapan operasional bandara baik fasilitas dan personel untuk memastikan pergerakan pesawat dan jemaah haji di seluruh bandara embarkasi haji dan haji antara sudah siap, dan tetap melakukan koordinasi yang berkelanjutan dengan seluruh pihak terkait,” ujar Pahlevi dalam keterangan resminya pada Minggu (19/4/2026).

Ia menambahkan, infrastruktur sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron sudah mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) seperti Boeing 777 dan Airbus A330.

Tahun ini, 14 bandara ditetapkan pemerintah sebagai embarkasi haji, sementara 5 bandara berfungsi sebagai keberangkatan jemaah haji dari kota asal ke bandara embarkasi.

Bandara Internasional Yogyakarta menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya sejak beroperasi pada 2019, bandara ini melayani keberangkatan jemaah haji ke Jeddah dan Madinah.

Memiliki runway berdimensi 3.250 x 45 meter, Bandara YIA mendukung penerbangan Garuda Indonesia dengan Airbus A330.

“Bandara Internasional Yogyakarta sejak beroperasi pada 2019 untuk kali pertama pada 2026 melayani keberangkatan jemaah haji ke Jeddah dan Madinah,” jelas Pahlevi.

Bandara Embarkasi

Daftar 14 bandara embarkasi haji meliputi:
1. Yogyakarta,
2. Soekarno-Hatta Tangerang,
3. Juanda Surabaya,
4. Adi Soemarmo Solo,
5. Kertajati Majalengka,
6. Sultan Hasanuddin Makassar,
7. Hang Nadim Batam,
8. Syamsuddin Noor Banjarmasin,
9. Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang,
10. Kualanamu Deli Serdang,
11. SAMS Sepinggan Balikpapan,
12. Zainuddin Abdul Madjid Lombok,
13. Sultan Iskandar Muda Aceh, dan
14. Minangkabau Padang.

Sedangkan embarkasi haji antara mencakup Fatmawati Soekarno Bengkulu, Radin Inten II Lampung, Depati Amir Pangkalpinang, Sultan Thaha Jambi, dan Pattimura Ambon.

Fasilitas Mecca Route

Jumlah bandara dengan fasilitas Mecca Route bertambah menjadi empat, diantaranya Sultan Hasanuddin Makassar, Soekarno-Hatta Tangerang, Juanda Surabaya, dan Adi Soemarmo Solo.

“Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pertama kalinya tersedia Mecca Route yang merupakan layanan keimigrasian Arab Saudi. InJourney Airports mendukung penuh fasilitas ini dengan menyediakan sarana dan prasarana untuk Mecca Route,” kata Pahlevi.

Mecca Route memungkinkan pemeriksaan paspor dilakukan lebih awal di Indonesia, sehingga jemaah tidak perlu antre panjang saat tiba di Jeddah atau Madinah.

Pemeriksaan keamanan di empat bandara tersebut dilakukan di asrama haji dengan dukungan Aviation Security serta fasilitasx-ray,walk-throughmetaldetector (WTMD), dan hand-held metal detector (HHTD).

(Rmt)

Share This Article