Sekitar 436 prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara resmi menyandang baret jingga usai menuntaskan Pendidikan Komando A-50. Penyematan baret jingga dilakukan dalam tradisi pembaretan di Pantai Santolo, Garut, Senin (12/10/2026). Prosesi dipimpin Kepala Staf Korpasgat (Kaskorpasgat) Marsda TNI Anis Nurwahyudi, mewakili Panglima Korpasgat Marsdya TNI Deny Muis.
Prosesi pembaretan ditandai dengan penyematan baret jingga dan brevet Komando kepada para prajurit. Tradisi ini diharapkan memperkuat jiwa korsa, kehormatan, dan tanggung jawab prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas serta melaksanakan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pembaretan prajurit komando itu terdiri dari perwira, bintara, dan tamtama yang telah melewati pendidikan panjang dan menguji ketangguhan fisik, mental, disiplin, serta semangat pantang menyerah. Baret jingga yang disandang menjadi simbol kehormatan, ketahanan, dan semangat juang prajurit Komando Korpasgat.
“Keberhasilan menyelesaikan pendidikan komando merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan. Para prajurit diharapkan mampu menjaga kehormatan satuan, menjunjung tinggi disiplin, serta menjadi teladan di lingkungan satuan maupun masyarakat,” kata Panglima Korpasgat dalam amanat yang dibacakan Kaskorpasgat dalam keterangan Disepenau, Rabu (14/10/26) di Garut, Jawa Barat
Pada Pendidikan Komando A-50, predikat lulusan terbaik diraih Letda Pas M. Rifky Said dari Mako Korpasgat. Prestasi tersebut menjadi apresiasi atas dedikasi dan keberhasilannya dalam mengikuti seluruh rangkaian pendidikan.(rls/MRZ)

