Opening Alseace 2026 SMA Al Azhar BSD Resmi Digelar, Gubernur Banten Hadir dan Apresiasi Peran Pelajar

By
3 Min Read

 

Opening Ceremony Alseace 2026 resmi digelar SMA Islam Al Azhar BSD di Lapangan Sekolah Al Azhar BSD, Tangerang Selatan, Rabu (14/1/2026).

Acara pembukaan ajang multievent pelajar ini dibuka langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, menandai dimulainya rangkaian kompetisi pelajar berskala regional hingga nasional.

Alseace 2026 yang digagas OSIS SMA Islam Al Azhar BSD tak sekadar menjadi ajang lomba antar sekolah, melainkan ruang pembelajaran kepemimpinan pelajar berskala besar yang menyatukan 217 sekolah dari Jabodetabek hingga luar Pulau Jawa.

Kegiatan ini melibatkan lebih dari 2.000 peserta dan menghadirkan 12 cabang perlombaan di bidang olahraga, seni, dan sains, baik secara luring maupun daring, hingga Mei 2026.

Gubernur Banten Andra Soni menilai Alseace sebagai upaya konkret pelajar dalam membangun daya saing sekaligus memperkuat silaturahmi antar sekolah.

“Salah satunya adalah membangun daya saing. Kemudian membangun silaturahmi antar sekolah,” kata Andra Soni.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif siswa sebagai panitia inti kegiatan.

“Ini sebuah upaya positif yang dilakukan oleh para pelajar dari SMA Islam Al Azhar dalam proses pendidikan, kepemimpinan dan membangun kesadaran sosial,” ujarnya.

Menariknya, mayoritas panitia Alseace 2026 berasal dari pengurus OSIS kelas X dan XI, sementara siswa kelas XII difokuskan pada persiapan akademik. Konsep ini dinilai efektif dalam melatih tanggung jawab, manajemen kegiatan, dan kepemimpinan sejak dini.

Kepala SMA Islam Al Azhar BSD, H. Moch Mukrim, M.Pd, menyebut Alseace sebagai ajang pembelajaran organisasi terbesar di sekolahnya.

“Alseace ini adalah salah satu acara terbesar dari OSIS SMA Islam Al Azhar BSD yang merupakan multievent,” ujarnya.

Mengusung tema Urban Farming Movement, Alseace 2026 juga membawa misi kepedulian lingkungan dan sosial.

“Di Kota Tangerang Selatan ini sudah termasuk kota yang cukup padat sehingga diperlukan untuk mengembangkan hidroponik,” kata Mukrim.

Sebagai implementasi nyata, rangkaian charity Alseace 2026 akan menyalurkan 1.000 paket alat hidroponik beserta benih kepada masyarakat Tangerang Raya.

Selain itu, Alseace 2026 menghadirkan terobosan dengan membuka kompetisi matematika jenjang internasional, di mana pemenang seleksi nasional akan melaju ke babak lanjutan di luar negeri.

“Yang kompetisi matematika itu jenjangnya internasional,” ungkap Mukrim.

Lebih dari sekadar kompetisi, Alseace juga menjadi ruang inklusif bagi sekolah lintas latar belakang.

“Kita ingin maju bersama dalam keberagaman antar sekolah,” pungkasnya.

Share This Article