Usai Lebaran, Harga Sembako di Kota Tangerang Terpantau Stabil

By
2 Min Read

Harga kebutuhan pokok di Kota Tangerang terpantau stabil setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Pemerintah Kota (Pemkot) memastikan tidak ada lonjakan signifikan meski permintaan masyarakat sempat meningkat selama periode Lebaran.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Tangerang, Suli Rosadi, mengatakan pemantauan harga terus dilakukan secara rutin di sejumlah pasar tradisional.

Pengawasan tersebut mencakup beberapa titik utama seperti Pasar Anyar, Pasar Malabar, Pasar Poris, hingga Pasar Plaza Baru Ciledug.

“Kami memastikan harga komoditas pangan masih terkendali. Setelah Lebaran, hampir semua kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan signifikan,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas utama seperti beras, daging sapi, daging ayam, hingga cabai masih berada pada kisaran harga normal. Kondisi ini menunjukkan pasokan tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Adapun kisaran harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Tangerang saat ini antara lain beras premium Rp13.000–Rp16.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000–Rp19.000 per kilogram, serta minyak goreng Rp16.500–Rp21.000 per liter.

Untuk komoditas protein, daging sapi dijual di kisaran Rp135.000–Rp150.000 per kilogram, daging ayam Rp40.000–Rp60.000 per kilogram, dan telur ayam Rp31.000–Rp32.000 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai rawit merah berada di rentang Rp70.000–Rp110.000 per kilogram, bawang merah Rp35.000–Rp50.000 per kilogram, serta bawang putih Rp30.000–Rp45.000 per kilogram.

Pemkot Tangerang memastikan akan terus melakukan pemantauan guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan tetap aman bagi masyarakat, khususnya setelah momentum Lebaran.

Share This Article