Dekan FMP Unhan Gelorakan Semangat Kebangsaan Indonesia di Universitas Musamus

By
Redaksi
2 Min Read

Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP) Universitas Pertahanan (Unhan) Laksda TNI DR Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. memberikan Kuliah Umum kepada segenap civitas akademika Universitas Musamus di Merauke, Papua.

Kuliah umum berjudul “Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara” adalah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Unhan sebagai Kampus Bela Negara merupakan bentuk nyata implementasi program Bela Negara yang diselenggarakan oleh Kemhan RI.

Kuliah umum tersebut dilaksanakan pada 29 November 2017 di hadapan ratusan mahasiswa dan dosen dari tujuh fakultas Universitas Musamus yang didampingi para Dekan dan pejabat Rektorat serta pejabat dari Lantamal XI Merauke, Korem 174, Polres Merauke serta Pemkab Merauke.

Kehadiran Dekan FMP Unhan pekan lalu juga ditujukan untuk memenuhi undangan Rektor Universitas Musamus dalam rangka lebih menggelorakan semangat kebangsaan Indonesia para mahasiswa di universitas kebanggaan Papua tersebut.

Kuliah umum mendapatkan apresiasi yang tinggi dari para mahasiswa dengan banyaknya tanggapan atas wawasan kebangsaan Indonesia yang dipahami sebagai wawasan nasional untuk seluruh suku bangsa, termasuk suku bangsa Papua.

Para mahasiswa Papua juga sangat antusias menyimak bentuk konkret upaya-upaya bela negara yang dapat diterapkan sehari-hari untuk menjadi mahasiswa yang penuh prestasi.

“Diakui bahwa program Bela Negara merupakan motor pendorong semangat mahasiswa di Papua untuk menjadi generasi muda Indonesia yang memiliki daya saing tinggi dibandingkan mahasiswa lain di seluruh dunia,” ujar Dekan FMP Unhan, Minggu (3/12/2017).

Pada kesempatan yang sama disampaikan pula sosialisasi program pendidikan di Unhan untuk mahasiswa dan Dosen Universitas Musamus yang ingin melanjutkan studi hingga jenjang S-2 dan S-3 di Unhan.

Menurut Dekan FMP Unhan, memang disadari sepenuhnya bahwa ilmu pertahanan sangat dibutuhkan untuk memperkuat jatidiri Universitas Musamus membangun masyarakat Papua di tengah kompetisi global pada masa mendatang. (MRZ)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *